Penampakan Buron Kelas Kakap Thailand Berbaju Tahanan Usai Diringkus di Bali

Melansir Bangkok Post, Perdana Menteri Srettha Thavisin mengkonfirmasi penangkapan tersebut menyusul pengarahan dari Menteri Kehakiman Tawee Sodsong di gedung pemerintah.

Jun 2, 2024 - 17:39
Penampakan Buron Kelas Kakap Thailand Berbaju Tahanan Usai Diringkus di Bali

NUSADAILY.COM – DENPASAR - Buronan kelas kakap di Thailand, Chaowalit Thongduang, ditangkap di Bali setelah 7 bulan melarikan diri.

Pria yang memiliki nama alias Sia Paeng Nanod ini kini berbaju tahanan berwarna oranye.

Dari video yang beredar, Chaowalit Thongduang kini mengenakan baju tahanan berwarna oranye lengkap dengan tangan terborgol. Tak lagi garang, Chaowalit Thongduang kini tertunduk setelah diringkus polisi.

Chaowalit atau Paeng ditangkap di sebuah apartemen di Kecamatan Badung, Bali.

Melansir Bangkok Post, Perdana Menteri Srettha Thavisin mengkonfirmasi penangkapan tersebut menyusul pengarahan dari Menteri Kehakiman Tawee Sodsong di gedung pemerintah.

Kolonel Pol Tawee bersama Kepolisian Thailand dijadwalkan hari ini tiba di Jakarta untuk menggelar konferensi pers bersama Polri.

"Saat video call, Chaowalit mengaku terpojok. Saya menyuruhnya masuk ke sistem peradilan dan saya akan menjamin keselamatannya," kata Kolonel Tawee, dilansir Bangkok Post, Jumat (31/5).

Kepala Divisi Hubinter Polri Irjen Krishna Murti membenarkan soal penangkapan Chaowalit ini. Namun Krishna belum memerinci terkait kronologi penangkapan karena kasus ini akan dirilis Polri bersama otoritas Thailand.

"Ya, benar. WN Thailand atas nama Chaowalit Thongduang, buron nomor 1 dari Thailand, berhasil ditangkap oleh Polri di Bali. Yang bersangkutan adalah buron otoritas Thailand. Untuk detailnya nanti akan disampaikan oleh Kabareskrim dalam rilis khusus bersama pihak Thailand," kata Irjen Krishna Murti, saat dihubungi wartawan, Jumat (31/5).

Chaowalit ditangkap Tim Divhubinter Polri yang dipimpin Kombes Audie S Latuheru, di Bali, pada Kamis (30/5). Pria yang memiliki nama alias Sia Paeng Nanod ini telah diterbangkan ke Jakarta dan tengah diinterogasi oleh tim gabungan di Bareskrim Polri.

"Yang bersangkutan saat ini masih diperiksa oleh tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Sumut, dan Polda Bali untuk didalami apakah ada keterkaitan dengan jaringan di Indonesia," imbuhnya.(han)