Pemkot Pasuruan Sosialisasikan Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2022, Begini Harapan Mas Adi

Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pasuruan menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Nomor 08 Tahun 2022.

NUSADAILY.COM - PASURUAN - Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pasuruan menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) Nomor 08 Tahun 2022 dan Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kontruksi (SMKK) pada pekerjaan jasa kontruksi.

Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, S.TP., M.Si berharap dengan adanya sosialisasi ini meningkatkan kapasitas pemahaman para jasa kontruksi yang selama ini sudah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pasuruan.

“Mohon Bapak-Ibu dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik, sehingga kita dapat lebih memahami regulasi-regulasi yang sudah ditetapkan dengan Pemerintah. Sehingga pekerjaan-pekerjaan dapat terlaksana dengan baik. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada bapak-ibu yang sudah hadir dan bekerjasama selama ini,“ ujar Mas Adi saat membuka acara sosialisasi ini dilaksanakan di Aula BJ Perdana Hotel, Kamis (17/11). 

BACA JUGA: Rutin Donor Darah, Mas Adi: Setetes Darah Kita Sangat Bermanfaat...

Lebih lanjut, Mas Adi menanyakan kepada para jasa kontruksi yang sudah bekerja sama dengan pemerintah Kota Pasuruan.

“Bagaimana Bapak-Ibu selama ini, ketika bekerjasama dengan Pemkot apakah merasa nyaman? atau tidak? Selama ini apakah ada kendala terkait proses aturan?,” tanya Mas Adi.

Para peserta ada yang menjawab nyaman dan juga ada yang bilang ada kendala. Kemudian Mas Adi menjelaskan bahwa pertanyaan ini dilakukan agar mengetahui apa terdapat persoalan atau tidak.

BACA JUGA: Dukung UMKM Naik Kelas, Pemerintah Kota Pasuruan Gelar Workshop Digitalisasi

“Tentu, Pemkot Pasuruan hari ini terus berbenah untuk mewujudkan Kota Pasuruan menjadi Kota Madinah, Maju ekonominya, Indah Kotanya dan Harmoni Warganya,” urainya.

Mas Adi juga menyampaikan kepada para peserta agar terus menjaga kualitas dari pekerjaannya. Karena menurutnya, semua pekerjaan yang dilakukan akan diawasi dan dilihat oleh stakeholder terkait dan masyarakat Kota Pasuruan.(oni/lna)