Peletakan Batu Pertama Masjid Panggilan Sujud Sespim Dihadiri Kabaintelkam dan As SDM

Pemugaran dan renovasi masjid ini melibatkan mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, sebagai arsiteknya. Komjen Suntana mengucapkan terima kasih pada Ridwan Kamil.

Jun 3, 2024 - 06:01
Peletakan Batu Pertama Masjid Panggilan Sujud Sespim Dihadiri Kabaintelkam dan As SDM

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Suntana, Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Chryshnanda Dwilaksana hingga As SDM Kapolri Irjen Dedi Prasetyo menghadiri peletakan batu pertama pemugaran dan renovasi Masjid Panggilan Sujud di Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar).

Acara ini juga dihadiri Alumni Akpol Angkatan 1990 (Batalyon Dhira Brata) dan juga Karo Watpers SSDM Polri Brigjen Anwar.

Pemugaran dan renovasi masjid ini melibatkan mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, sebagai arsiteknya. Komjen Suntana mengucapkan terima kasih pada Ridwan Kamil.

"Hatur nuhun kepada Kang Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil-red) yang menyiapkan gambar dan pengawasan tanpa gambar. Semoga menjadi amal ibadah yang tak ada habisnya bagi Kang Emil. Terima kasih," ucap Komjen Suntana, dalam keterangannya, Minggu (2/6/2024).

Dalam keterangan, masjid ini dibangun pada 1960, lalu terakhir kali direnovasi pada 2018. Saat itu Sespim Lemdiklat Polri dipimpin Irjen Wahyu Indra Pramugari.

Namun pada prosesnya, dilakukan pengkajian ulang terhadap renovasi masjid ini. Kini proses pemugaran dan renovasi kembali dilanjutkan atas inisiasi Kabag Jianbang Sespim Kombes Enjang Hasan Kurnia, dan dimotori Kombes Atang Heradi yang menjabat Widya Iswara Utama Sespim Lemdiklat Polri Tingkat II, sekaligus Plt Kasespimti Sespim Lemdiklat Polri.

"Kang Emil berpengalaman mendesain lebih dari 70 masjid di berbagai daerah, bahkan luar negeri. Yang paling jauh di Gaza Masjid Syekh Azlin, yang paling besar masjid Raya Al Jabbar dengan daya tampung 40.000 jamaah," jelas Kombes Enjang.

Kang Emil, yang menghadiri peletakan batu pertama pemugaran dan renovasi Masjid Panggilan Sujud di Sespim Lemdiklat Polri turut mendoakan agar masjid ini menjadi tempat ibadah yang mampu mengembangkan moral para prajurit Korps Bhayangkara.

"Saya doakan masjid ini, kalau polisi-polisi di sini seimbang lahir batinnya, maka diharapkan lebih welas asih, lebih ramah lebih mencintai kemanusiaan," ucap Kang Emil.

"Saya mengerti dinamika dan godaannya luar biasa. Pasti dengan keberadaan masjid ini, diharapkan akan menjadi tempat yang penting bagi pengembangan moral bagi calon pemimpin Polri," sambung Kang Emil.

Pada kesempatan yang sama, Irjen Chryshnanda menyampaikan masjid ini diharapkan menjadi tempat para jemaah mengolah jiwa, raga dan rasa mereka. Irjen Chryshnanda juga menyebut Sespim Lemdiklat Polri merupakan ikon toleransi dan kebinekaan.

"Ini tempat untuk olah jiwa, olah raga, olah rasa. Sespim menjadi ikon toleransi, ikon kebinekaan para peserta didik adalah calon pemimpin bangsa, para serdik (peserta didik), para alumni Sespim," ungkap Irjen Chryshnanda.

"Dengan adanya masjid ini, diharapkan menjadi Kawasan bahagia karena keseimbangan moralnya (para calon pemimpin Polri-red), selain cerdas dan profesional. Melaksanakan tugas pokoknya, bukan hanya 'pokoknya melaksanakan tugas'," tambah Irjen Chryshnanda.

Pemugaran dan renovasi masjid ini ditargetkan akan rampung pada 2025. Masjid ini diharapkan bermanfaat bagi Polri dan masyarakat sekitar Sespim Lemdiklat Polri.(han)