PDIP Ada Sholeh-Sugiono, PKB Muncul Fandi Utomo Warnai Rivalitas Usman-Subandi

“Iya, Pak Fandi Utomo sudah daftar. Semakin banyak pendaftar tentunya semakin bagus. Sehingga Cabup yang diusung PKB benar-benar yang terbaik untuk masyarakat Sidoarjo,” kata Abdillah Nasih, Ketua Desk Pilkada PKB Sidoarjo

May 19, 2024 - 09:02
PDIP Ada Sholeh-Sugiono, PKB Muncul Fandi Utomo Warnai Rivalitas Usman-Subandi
Fandi Utomo Cabup PKB dan Sugiono Cabup PDIP.

NUSADAILY.COM – SIDOARJO; Bursa calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup)  Sidoarjo pada Pilkada 2024, dipastikan semakin seru, seiring muncul beberapa nama baru. Bahkan mereka digadang sebagai tokoh ‘Gajah’ yang siap bersaing ketat berebut rekom di masing-masing partai pengusung hingga pada perhetalan pesta demokrasi pada Nopember mendatang.

Munculnya istilah tokoh ‘gajah’ sendiri,--bertolok ukurnya tidak hanya nama yang sudah relatif populer di mata masyarakat. Juga diyakini memiliki logistik kuat sebagai modal awal untuk ‘running’ pada Pilkada Sidoarjo yang dihelat 27 Nopember 2024.

Simak saja di partai PDIP Sidoarjo yang sampai hari ini masih membuka penjaringan Cabup dan Cawabup. Seperti M. Sholeh, praktisi hukum yang dikenal dengan konten kreator  di aplikasi Youtube “No Viral, No Justice”. Tokoh pergerakan ‘98’ yang juga seorang politisi Nasdem melayani pendampingan hukum gratis terhadap masyarakat ini, telah mendaftar sebagai Cabup di PDIP.

Selanjutnya muncul Sugiono Adi Salam. Dia merupakan salah satu pengusaha di Sidoarjo yang relatif sukses. Namanya juga relatif pupuler, termasuk di kalangan wartawan, LSM maupun tokoh masyarakat Sidoarjo. Dia kerap disapa Abah Giono PJU.

Sebutan PJU sendiri  berawal dari kiprah Abah Giono, yang pernah menjabat sebagai Ketua AKLI (Asosiasi Kontraktor  Lintrik dan Mekanikel Indonesia) Sidoarjo. Dia mulai merintis usahanya sebagai rekanan Pemkab Sidoarjo, dipercaya mengerjakan pemasangan tiang penerangan jalan umum (PJU) di hampir wilayah Sidoarjo.

Pengusaha ini pun disebut-sebut memiliki modal kuat, terutama terkait kebutuhan logistik untuk running ke Pilkada Sidoarjo. Mengingat, Abah Giono mempunyai 14 perusahaan yang  bergerak di berbagai bidang. Dia mendaftar sebagai Cabup melalui partai berlambang banteng dengan moncong putih, pada Minggu (19/5) siang ini.

Sementara itu,--tidak kalah dinamisnya adalah bursa Cabup dan Cawabup di PKB. Sejak membuka penjaringan, partai ‘penguasa Bumi Delta’ ini tidak hanya diminati pendaftar dari internal. Untuk posisi cabup misalnya. Selain H. Subandi, Ketua DPC PKB Sidoarjo , juga ada H. Usman M.Kes, Ketua DPRD Sidoarjo, dan Achmad Amir Aslichin,--mereka adalah kader-kader potensial PKB dari unsur NU. Juga ada beberapa nama lainnya yang juga potensi berebut rekom.

Bahkan menariknya lagi ada nama yang baru diketahui dalam bursa Cabup-Cawabup PKB. Dia adalah Fandi Utomo, putra Imam Utomo, mantan Pangdam V Brawijaya sekaligus pernah menjabat sebagai Gubernur Jatim menggantikan Basofi. Sebagai politikus,--saat bergabung dengan Partai Demokrat, dia pernah melenggang ke Senayan,--berkiprah di Komisi II DPR RI periode  2014-2019.

Sehingga Fandi, yang saat ini bergabung dengan PKB mempunyai pengalaman di kanca perpolitikan nasional. Dengan segala popularitas, kapabilitas dan sumber daya logistik sebagai kekuatan elementer dalam running Pilkada 2024, Fandi disebut-sebut bernilai jual tinggi, dan siap bersaing dengan calon lain untuk berebut rekom dari DPP PKB.

Meski saat ini rivalitas mendapatkan rekom partai telah mengerecut ke Abah Usman dan Subandi, namun daya saing Fandi yang kuat bisa membuka peluang sama,--bahkan sangat mungkin mampu membedah jalur persaingan dua tokoh internal tersebut. Sosok Fandi bisa menjadi pilihan memecah kebutuhan atas kuatnya rivalitas Usman dengan Subandi.

Abdillah Nasih, Ketua Desk Pilkada PKB Sidoarjo.

Abdillah Nasih, Ketua Desk Pilkada PKB Sidoarjo ketika dikonfirmasi membenarkan di antara pendaftar Cabup di partainya terdapat nama Fandi Utomo. “Iya, sudah daftar. Semakin banyak pendaftar tentunya semakin bagus. Sehingga Cabup yang diusung PKB benar-benar yang terbaik untuk masyarakat Sidoarjo,” katanya.

Lebih lanjut Cak Nasih, sapaan Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo ini mengemukakan jumlah pendaftar ke Desk Pilkada PKB Sidoarjo sebanyak 15 orang, terdiri dari 6 Cabup dan 9 Cawabup.

Sesuai agenda Desk Pilkada PKB Sidoarjo, semua pendaftar telah diundang ke kantor PKB Sidoarjo, pada Minggu (19/5) siang. “Acara ini bersifat tertutup. Karena memang pembahasan internal partai dengan para pendaftar,” ujar Cak Nasih, yang tidak memberikan penjelasan lebih lanjut soal materi pembahasan,--apakah menyangkut verifikasi dalam pemberkasan atau hal lain terkait dengan agenda running Pilkada Sidoarjo 2024. (*/ful)