PBB Tanggapi Video Tawanan Tentara Yang Ditembak Mati!

Video "tahanan perang Ukraina ditembak mati" masih bergejolak. Menurut berita Agence France-Presse yang dikutip oleh "Guardian" Inggris pada tanggal 8, juru bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB menanggapi video tersebut

PBB Tanggapi Video Tawanan Tentara Yang Ditembak Mati!
Sumber Foto : media asing

NUSADAILY.COM – SHANXI -  Video "tahanan perang Ukraina ditembak mati" masih bergejolak. Menurut berita Agence France-Presse yang dikutip oleh "Guardian" Inggris pada tanggal 8, juru bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB menanggapi video tersebut pada hari yang sama, mengatakan bahwa "tawanan perang Ukraina dalam video ini tampaknya dibunuh oleh Tentara Rusia" dan bahwa video itu mungkin Benar, akan ada penyelidikan yang adil dan efektif.

"Kami mengetahui video yang diposting di media sosial yang menunjukkan seorang tentara Ukraina hors de combat tampaknya dieksekusi oleh Angkatan Bersenjata Rusia. Berdasarkan penyelidikan awal, kami yakin video itu mungkin asli," kata juru bicara itu.

BACA JUGA : Viral Video Pembunuhan Tentara Ukraina, Begini Tanggapan...

Menurut laporan tersebut, juru bicara tersebut mengatakan bahwa sejak konflik Rusia-Ukraina pecah tahun lalu, Kantor Hak Asasi Manusia PBB telah mendokumentasikan sejumlah besar pelanggaran hukum humaniter internasional terhadap tawanan perang, termasuk tawanan perang Rusia dan tawanan perang Ukraina. perang. "(Kami) terikat untuk melakukan penyelidikan yang adil dan efektif atas semua tuduhan ini dan mereka yang bertanggung jawab," katanya.

CNN, British Broadcasting Corporation (BBC) dan banyak media asing lainnya mulai memperhatikan video yang muncul di media sosial pada 6 Maret. Mereka mengatakan bahwa isi video tersebut menunjukkan bahwa seorang tentara Ukraina yang ditangkap diduga dibunuh oleh tentara Rusia Dia ditembak dan dieksekusi, merokok sebelum meninggal. Sebuah unit militer Ukraina memposting di Facebook pada tanggal 7 identitas dan nama tentara Ukraina dalam video tersebut, dan mengatakan akan membalas. Zelensky juga menyatakan hal ini sebelumnya, dengan mengatakan bahwa "pembunuhnya akan ditemukan". Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari pihak Rusia mengenai masalah ini. (Mdr1)