Parade Musik Tradisonal Sukses Digelar, Kadisbuporapar Sumenep: Mari Lestarikan Budaya dan Tradisi

Parade Musik Tong-tong ini, Iksan menuturkan bagian untuk menggairahkan kebudayaan dan tradisi masyarakat Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep.

Jun 11, 2024 - 16:35
Parade Musik Tradisonal Sukses Digelar, Kadisbuporapar Sumenep: Mari Lestarikan Budaya dan Tradisi
Parade Musik tradisional tong-tong yang digelar Disbuporapar Kabupaten Sumenep.

NUSADAILY.COM - SUMENEP - Parade musik tradisional yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbuporapar) Kabupaten Sumenep sukses digelar. Parade Musik Tong-tong bertajuk Sumenep Pentahelix Semarak Juni Bulan Bung Karno ini berlangsung tadi malam (10/6/24).

 

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Kadisbudporapar, Moh. Iksan menyampaikan, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Juni Bulan Bung Karno.

 

“Parade Musik Tong-tong 2024 ini merupakan rangkaian kegiatan Juni Bulan Bung Karno," kata Iksan, menjelaskan. Selasa 11 Juni 2024.

 

Menurut Iksan, 1 Juni merupakan hari lahirnya Pancasila, swdangkan 6 Juni hari lahirnya Bung Karno dan 21 Juni wafatnya Bung Karno. "Sehingga disebut sebagai Bulan Bung Karno,” jelasnya.

 

Parade Musik Tong-tong ini, iksan menuturkan bagian untuk menggairahkan kebudayaan dan tradisi masyarakat Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep.

 

“Mari kita lestarikan budaya dan tradisi yang sangat berharga ini sebagai identitas dan jati diri,” imbuh dia, menambahkan.

 

Diketahui, sebanyak 7 grup musik Tong-tong tradisional yang tampil. Di antaranya adalah grup Tong-tong Angin Ribut, Telaga Biru, Lanceng Spektra, Tinker Bell, Peccot Ngamok, Nawasena dan Lendhu Sagara.

 

Tujuh grup musik tradisional tersebut memulai start dari Lapangan Giling hingga Taman Bunga. Sepanjang jalan, lautan manusia antusias menyaksikan hiburan diberikan para peserta parade. Bahkan para pelaku UMKM yang berjualan disepanjang jalan itu diserbu pembeli.

 

Muncul Sosok Bidadari

 

Di tengah-tengah kemeriahan pagelaran Musik Tong-tong ini, tidak ada yang menyangka, tiba-tiba penonton dihebohkan dengan munculnya sosok bidadari cantik bertandang dengan pakaian seperti pengantin.

 

Parasnya yang cantik, dengan komposisi pakaian didominasi warna hitam kombinasi kuning emas, kemudian dibagian kepalanya dipasang Cenduk Mentul lengkap dengan bunga melati, membuat penonton yang menyaksikan bersorak-sorai.

 

“Ada bidadari dari surga singgah di atas sana sambil melambai-lambaikan tangannya,” ucap Miftahol Hendra, saat dirinya terpana pecantikan sosok bidadari tersebut.

 

Teriakan itu disambut bergantian oleh penonton lainnya. “Benar, saya juga melihatnya. Cantiknya kebangetan. Ini seperti bidadari yang datang dari surga,” ucap penonton lain yang sempat melihat kemunculan bidadari cantik itu.

 

Tak sampai di situ, wanita bak bidadari ini lantas sesekali melempar senyum sambil menari gembira diiringi tabuhan musik Tong-tong.

 

Para pengunjung tak mau ketinggalan momen, mereka seketika menghidupkan kamera, ada yang memotret, pun memvidio untuk mengabadikan.

 

Musik Tong-tong terus berjalan, wanita mirip bidadari ini tak kenal lelah menari dan menyapa warga yang hadir menyaksikan pagelaran yang masuk pada bagian serangkaian Kalender Event Sumenep 2024. (nam/wan)