Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaOpinionTanpa Disadari, Inilah Perubahan Diri Kita Akibat Pandemi COVID-19

Tanpa Disadari, Inilah Perubahan Diri Kita Akibat Pandemi COVID-19

Oleh: Arya Dega

Sebuah opini yang mendapat inspirasi.

Hukum aksi dan reaksi, sebab dan akibat, adalah kenyataan yang pasti dialami oleh semua manusia dalam kehidupan sehari-hari. Seorang William Shakespeare tidak akan menghasilkan karya-karya abadinya, jika saat itu tidak ada wabah penyakit Pes yang dikenal dengan The Great Plague di kota London, Inggris. Hingga saat ini kita yang sedang mengalami wabah COVID-19 pun tanpa sadar telah menjadi sebuah “karya baru” yang, mungkin, bisa abadi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Melihat kilas balik sebelum adanya wabah COVID-19, setahun, dua tahun, lima tahun, yang lalu. Disaat semua baik-baik saja. Disaat jalanan ramai penuh dengan kemacetan. Pusat perbelanjaan ramai pengunjung sejak jam buka hingga tutup.

Baca Juga: Kemenhub Resmi Luncurkan SIDOPI-GO, Arya Dega Angkat Bicara

Tempat wisata ramai dengan kunjungan wisatawan entah keluarga besar ataupun keluarga kecil. Tidak ada yang perlu diubah untuk alasan menjadi lebih baik.

Sejak memasuki bulan Februari 2019, berita mengenai penyebaran COVID-19 ini murai merebak dan ramai menjadi perbincangan. Indonesia saat itu masih bersih dari COVID-19 yang juga umum disebut virus Corona. Semua orang beranggapan bahwa virus ini tidak akan sampai ke Indonesia dengan berbagai alasan dan dalih-dalih penelitian masing-masing.

Sayang sekali, pada tanggal 2 Maret 2020 terdeteksi 2 orang Indonesia yang positif terjangkit virus ini. Hari-hari terus berlanjut, mulai dari kebijakan masker hanya untuk orang sakit, hingga kebijakan masker wajib untuk semua orang yang keluar rumah.

Ketakutan masyarakat akan dahsyatnya penyebaran virus ini menjadi pemicu kepanikan dan mulai saling membatasi diri dalam bersosialisasi.

Kampanye “Di rumah saja” dan “Kerja dari rumah”, telah memberikan pemikiran baru bagi masyarakat. Yaitu bahwa kondisi saat ini sudah tidak seperti dulu lagi.

Dulu bisa nongkrong di cafe, bertamasya sekeluarga ke pulau Karimunjawa, ke Gunung Bromo,mengisi akhir pekan dengan si kecil bermain di mall dan taman bermain.

Baca Juga: Teknologi Drone, Arya Dega: 2022 Wajib Tri Band

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU

Ferdy Sambo Susun Skenario, Ini Peran Tersangka Lain di Kasus Brigadir J

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Diketahui,...