Rabu, September 28, 2022
BerandaOpinionBerbeda itu Indah

Berbeda itu Indah

Teguh Sulistyo

Oleh

Angely Wahyuni

Saya asli orang Indonesia yang sudah 5 tahun dekat dengan orang Korea. Saat itu dia datang menemui saya di Indonesia, dan saya ajak dia berjalan-jalan menikmati suasana. Kami berburu kuliner khas Indonesia yang menjadi hal baru untuknya. Kami berhenti di warung yang menjual nasi padang. Awalnya dia baik-baik saja. Namun tiba-tiba raut wajahnya berubah karena kaget melihat ada orang di sebelah kami menikamati makanan menggunakan tanggan. Dia juga mempertanyakan mengapa tisu toilet berada di atas meja makan?

Cerita di atas merupakan contoh dari terjadinya kesalahpahaman budaya. Di Korea tisu gulung hanya digunakan saat di toilet. Sedangkan di Indonesia tisu toilet sering kita jumpai sebagai tisu makan dan ketika ke toilet orang Indonesia menggunakan air.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Baca Juga: Awas! Para Pengamat Beda Pandang tentang Potensi Resesi Indonesia dengan Bank Dunia

Tentang cara makanpun, menurut orang Korea, makan menggunakan tangan itu kotor. Namun di Indonesia makan menggunakan tangan itu termasuk budaya atau kebiasaan yang tak pernah hilang dari kebiasaan orang Indonesia.

Setiap golongan masyarakat, apalagi beda bangsa, memiliki kebiasaan yang berbeda-beda.  Contohnya kebiasaan sehari-hari. Orang Korea ketika pagi hari mereka tidak harus mandi meski harus berangkat beraktivitas di hari itu. Namun mereka mandi ketika malam.

Hal tersebut tentu berbeda dengan orang Indonesia yang kebanyakan memilih mandi di pagi hari agar terasa segar ketika bangun tidur.

Ketika makanpun orang Korea, Jepang, dan China makan menggunakan sumpit dan sangat jarang ditemui masyaraktnya makan menggunakan sendok terutama di China.

Baca Juga: Ada Petasan-Flare di Pertandingan Indonesia Vs Vietnam, PSSI Pasrah Disanksi

Dalam gesture tubuhpun juga memiliki perbedaan. Dalam greeting, Orang Jepang mereka tidak bersalaman ketika berkenalan dengan orang namun mereka membungkukkan tubuh sama halnya dengan korea. Sedangkan dalam budaya barat kebanyakan mereka berjabat tangan.

BERITA KHUSUS

Tujuh Poktan Situbondo Bakal Dapat Bantuan Alat Jemur Tembakau

NUSADAILY.COM - SITUBONDO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelontorkan anggaran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2022 sekitar Rp180 juta. Duit jumbo...

BERITA TERBARU

Cerita Roy Citayam Fashion Week, Dulu Dapat Rp 5 Juta Sehari Kini Sepi Tawaran

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Citayam Fashion Week yang sempat menjadi fenomena kini tidak lagi eksis. Kawasan Dukuh Atas yang menjadi lokasi fashion show di...