Senin, September 26, 2022
BerandaOpinionMasyarakat Multilingual: Sebuah Keprihatinan

Masyarakat Multilingual: Sebuah Keprihatinan

Poedjosoedarmo (1970) telah meneliti secara luas pengaruh bahasa Jawa di Indonesia. Dia menemukan bahwa kosa kata bahasa Indonesia telah diperkaya oleh bahasa Jawa melalui pinjaman yang mencakup ‘kata-pinjaman’, ‘paduan-pinjaman’, ‘pinjaman-pergeseran’, dan ‘terjemahan-pinjaman’.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kata pinjam adalah kata bahasa Jawa yang dipinjam langsung tanpa mengubah artinya. Kata-kata pinjaman ini termasuk kata-kata yang mengacu pada budaya Jawa seperti ‘wayang kulit Jawa’, ‘dalang’, gara-gara ‘keributan’, dan tembang ‘lagu Jawa’; kata-kata yang merujuk pada budaya Indonesia secara umum seperti rèpot ‘sibuk dan kacau’, gègèr ‘gaduh’, mogok ‘mogok’, dan lembur ‘kerja lembur’; kata-kata yang mengungkapkan gagasan yang telah diperkenalkan sebagai hasil modernisasi di Indonesia seperti pidana ‘kejahatan’, daluwarsa ‘tanggal jatuh tempo’, wisuda ‘pengukuhan’, yayasan ‘lembaga’, dan buruh ‘buruh’; kata-kata yang menyatakan pembedaan sopan versus tidak santun seperti modar ‘mati’, congor ‘mulut’ dan lain-lain.

Loan-blends adalah idiom baru yang dibangun sebagian dari unsur Jawa dan sebagian lagi d Ini termasuk bentuk-bentuk bahasa Indonesia yang berubah maknanya seperti ‘bangsal’. Dalam bahasa Jawa ini berarti aula besar yang digunakan untuk menari, olahraga, dan kegiatan bergengsi lainnya.

Dalam bahasa Melayu, bagaimanapun, itu berarti garasi. Pergeseran pinjaman dapat mencakup jangkauan makna dari bentuk Melayu yang telah dikontrak. Misalnya, dalam bahasa Melayu kata boléh berarti (1) ‘dapat, diizinkan untuk’ dan (2) ‘dapat’.

Namun, dalam bahasa Jawa, kata olèh hanya berarti ‘dapat’ dan ‘diizinkan’ tetapi tidak ‘mampu’. Di Indonesia kata boléh hanya digunakan dalam arti ‘diizinkan’. Di Malaysia, bagaimanapun, orang masih menggunakan arti yang lebih tua.

BERITA KHUSUS

Unipma Lakukan Pengabdian Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Pasar Desa Klumutan Saradan Madiun

NUSADAILY.COM – MADIUN - Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan yang saat ini dihadapi oleh sebagian besar masyarakat kita, khususnya masyarakat yang tinggal di pedesaan....

BERITA TERBARU

Wow! Baby L Pakai Selimut Hermes yang Harganya Capai Rp14 Juta

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Menjadi Baby L mungkin merupakan keinginan dari banyak orang. Apalagi sejak kecil, Baby Leslar kerap mengenakan pakaian dan aksesoris yang tak kalah mahal dari...