Opini

LaNyalla Masuk Angin?

Oleh: AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

Kembali Pada Puisi-Puisi Berterikat

Berekspresi puisi pada dasarnya menyenangkan saja. Sebagai sebuah karya seni ber...

Natal untuk Kita

Berdiri sepi di himpitan hening Menunggu damai tak kunjung hadir Banyak or...

Terpelajar dan Terdidik

Terpelajar dan terdidik. Apakah ada orang yang terpelajar tetapi tidak terdidik?...

Mahakarya Seni Santri: Interdiskursifitas Dan Kecerdasa...

Sudah menjadi hal yang lazim jika para santri ini menghabiskan banyak waktu di s...

Gamification (Teknik Design Permainan)

Mau main atau belajar? Ya mainlah jawabannya anak-anak. Sebagai orang tua apa ki...

Wayang dan Makna Spiritualnya

Bulan November menjadi bulan yang istimewa bagi bangsa Indonesia. Dikatakan isti...

Super Heroik: Konflik Satu Abad Persaudaraan Silat

Ada rahasia apa pada bulan Muharam (Syuro), sehingga berbagai perguruan silat d...

Aplikasi Merdeka Belajar: Merdeka atau “Gimik”?

Akhir-akhir ini dunia pendidikan disibukkan dengan peralihan kurikulum, dari kur...

Membuka Masa Lalu Demi Mengangkat Masa Kini

Hati saya sungguh sedih. Kita semua pasti menyayangkan peristiwa itu dapat terja...

Kaya & bersedekah: Kisah Abdurahman Bin Auf. ra.

Banyak kisah dalam sejarah islam yang patut menjadi contoh untuk kehidupan dari ...

Ketika Kehadiran Guru Tak Diharapkan

Ilustrasi di atas menunjukkkan bagaimana kehadiran dari seorang guru di kelas sa...

Mengintip “Kandungan” Peribahasa Indonesia

Peribahasa Indonesia sangat kaya makna kehidupan. Nilai-nilai tradisi dan kultur...

Kreatifitas dan Creative Writing dalam Pembelajaran Bahasa

Di era teknologi informasi dan komunikasi, sumber belajar melimpah. Guru dan sis...

Bijak Bermedia Sosial

Penyebaran berita bukan sekedar men-copy paste/memindahkan berita bencana terseb...

PERAHU RETAK: MINIATUR DESAKU

Perahu Retak” adalah sebuah naskah drama yang ditulis oleh Emha Ainun Nadjib. Di...