TNI Gagalkan Penyelundupan Belasan Hewan Dilindungi

  • Whatsapp
Penyelundupan Hewan Dilindungi (TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PONTIANAK – TNI-AL di perairan Sungai Kapuas menggagalkan aksi penyelundupan belasan hewan dilindungi ke Malaysia melalui jalur laut, pada Rabu (15/01). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat segera mengambil alih untuk melakukan penindakan lebih lanjut.

Kepala BKSDA Kalbar, Sadtata Noor Adirahmanta mengatakan pelaku berjumlah 12 orang. Mereka berangkat dari Jakarta menuju Malaysia menggunakan Kapal Motor Bahari 11.

Baca Juga

“Kini 12 orang tersebut kini berstatus tersangka dan secepatnya akan diproses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Noor di Pontianak, Kamis.

Hewan-hewan yang hendak diselundupkan yakni seekor kangguru tanah, belasan ular dan beberapa burung Kakak Tua yang diduga berasal dari Papua dan Nusa Tenggara Timur.

Tersangka terancam pasal 21 ayat (2) UU No. 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistimnya (KSDAE).

“Dari tindak pidana upaya penyelundupan ini, negara mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta lebih. Untuk selanjutnya puluhan ekor hewan dilindungi ini akan menjalani rehabilitasi sebelum dilepaskan ke habitatnya,” katanya.

Menurut Noor, hewan-hewan tersebut mudah stres sehingga harus dilakukan rehabilitasi dulu sebelum dilepaskan ke habitatnya. Jika tidak, hewan-hewan tersebut bisa mati.

BKDSA mengimbau masyarakat agar turut mengawasi dan tidak menjadikan hewan-hewan indemik Indonesia dijual atau diperdagangkan ke luar.(lna)

Post Terkait

banner 468x60