Tiga Pasangan Calon Bupati/Wabup Karawang Abaikan Prokes Saat Kampanye

  • Whatsapp
kesehatan saat
Komisioner Bawaslu Karawang Roni Rubiat Machri. (ANTARA/Ali Khumaini)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KARAWANG – Karena mengabaikan protokol kesehatan dalam kampanye Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Karawang, Jabar, melayangkan surat peringatan. Kepada tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati peserta Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Karawang.

BACA JUGA : Bawaslu Pantau Ketat Protokol Kesehatan Masa Kampanye Pilwali Pasuruan

Baca Juga

“Kami telah mengeluarkan sembilan surat peringatan untuk masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang. ” kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu setempat Roni Rubiat Machri, di Karawang, Senin.

Ia mengatakan, hingga Minggu (18/10) sudah sembilan surat peringatan tertulis. Bawaslu Karawang melalui Panwas Kecamatan kepada masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati Karawang. Karena terbukti mengabaikan protokol kesehatan dalam kegiatan kampanye.

Rinciannya, pasangan calon bupati dan wakil bupati Yesi Karya Lianti dan Adly Fayruz (PDIP, PBB, PAN dan PPP). Mendapatkan empat surat peringatan dari Bawaslu setempat.

BACA JUGA : Golkar Surabaya Geram Adanya Tudingan Machfud-Mujiaman Merusak Kota

Kemudian pasangan Cellica Nurrachadiana dan Aep Syaepuloh (Partai Demokrat, Golkar, PKS dan NasDem) mendapatkan satu surat peringatan.

Empat surat peringatan tertulis lainnya dilayangkan kepada pasangan Ahmad Zamakhsyari dan Yusni Rinzani (Partai Gerindra, PKB dan Hanura).

Pilkada Setentak di Tengah Pandemi

Menurut Roni, Pilkada serentak tahun ini berlangsung di tengah pandemi COVID-19. Karena itu, seluruh pihak baik penyelenggara, pasangan calon, partai politik atau gabungan partai politik, penghubung pasangan calon, tim kampanye harus berkomitmen untuk mematuhi protokol kesehatan.

Dikatakannya, dalam pelaksanaan protokol kesehatan sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020 disebutkan kalau peran Bawaslu menjadi vital untuk mewujudkan pilkada yang sehat.

Atas hal tersebut pihaknya berharap agar seluruh pihak yang terlibat pada Pilkada 2020 bisa sama-sama menjaga pelaksanaan pilkada yang sehat dengan mematuhi protokol kesehatan. (ros)

Post Terkait

banner 468x60