Tangis Haru Korban Bencana Sambut Bupati Sumba Timur

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – WAINGAPU – Bupati Sumba Timur terbang mengunakan helikoter BNPB dari bandara Umbu Mehang Kunda menuju Nggongi dan Prai Salura di Kecamatan Karera, Kamis (08/04/2021).

Didampingi oleh Yonathan Hani Wakil ketua II DPRD Sumba Timur, dan satu orang dokter, Bupati Sumba Timur terbang langsung menuju daerah selatan dengan membawa bantuan logistik.

Diketahui sebelumnya akibat banjir dan badai besar melanda 22 kecamatan di Kabupaten Sumba Timur menyebabkan putusnya jalur transportasi darat di wilayah selatan. Tambah di perparah akses jaringan komunikasi ikut terputus dan mengakibatkan hilangnya komunikasi antara pemerintah kabupaten dengan masyarakat di selatan Kecamatan Karera.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Sumba Timur Khritofel Praing langsung berkoordinasi dangan BNPB meminta disediakan helikopter sebagai salah satu satunya alat trasportasi yang bisa dipakai saat ini. Ia ingin melihat secara langsung, mendata dan memberikan bantuan kepada masyarakatnya di selatan.

Yohnathan Hani menjelaskan kepada media bahwa di kecamatan Karera belum ada bantuan yang turun, karena akses jalan yang terputus.

Di Ngongi Ada 500 Jiwa Lebih yang Terdampak

Yonathan menyampaikan di Nggongi ada lebih dari 500 jiwa terdampak bencana dan mengungsi di dua penampungan yaitu di sekolah dan kantor kecamatan. Terpantau ratusan rumah rusak parah. Ketika Bupati sampai Mereka semuanya terharu dan menangis.

Karena tidak menyangka Bupati Sumba Timur bisa datang dan memberikan bantuan kepada mereka. Sehingga mereka merasah diperhatikan. Sebelumnya mereka merasa putus asa dan ketakutan karena jalan sudah putus. Di benak mereka tidak akan ada bantuan yang datang.

Selanjutnya, Bupati mememberikan bantuan sembako serta obat-obatan kepada masyarakat dan menugaskan dokter untuk tinggal di Nggongi guna merawat para korban banjir.

Setelah itu Bupati bersama Tim terbang ke pulau Salura setibanya di Desa Prai Salura kondisi yang sama dialami masyarakat rumah rusak di terjang badai seroja. Mereka kekurangan pasokan makanan dan obat obatan. Ratusan masyarakat terharu dan menangis.

Akses ekonomi yang biasa berbelanja ke Katundu tidak bisa lagi dilakukan. Karena di Katundu tidak ada lagi pasokan makanan diakibatkan putusnya jalur transportasi. Selanjutnya Bupati memberikan bantuan secara langsung dan harapannya bisa bertahan sampai satu minggu ke depan sambil menunggu jalur transportasi di perbaiki.

Langsung Lakukan Rapat Koordinasi

Bupati Bersama Wakil II Ketua DPRD Sumba Timur kembali ke Waingapu dan langsung berkantor serta melakukan rapat koordinasi guna membuka jalur transportasi darat baik pekerjaaan darurat ataupun permanen. Sehingga bantuan bisa distribusikan.

Yonathan juga menyampaikan pemerintah pusat, BNPB dan permerintah kabupatan akan mengeluarkan anggaran guna menghubungkan kembali jalur transportasi.

Di akhir Yonahtan Hani menyampaikan bencana yang melanda ini, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah ataupun DPRD saja tapi ini menjadi tanggung jawab kita semua. “Kalau kita semua bahu membahu. Ada begitu banyak komunitas yang spontan bekerja membantu pemerintah begitu juga sebaliknya,” kata dia.

Menurut dia, ini waktunya seluruh elemen masyarakat saling membantu satu sama lain. “Dan saya percaya Pak Bupati sudah bekerja keras turun ke bawah untuk mengambil data guna menentukan kebijakan yang tepat. Dan saya berharap pasca bencana ini berakhir proses pemulihan bisa diatur baik oleh pemerintah,” pungkas Yonathan. (fyl/aka)