Sembilan Wilayah di NTT Masuk Level Parah Kekeringan

  • Whatsapp
kekeringan di ntt
Sebuah kendaraan melintas di jalan sekitar lahan yang sedang terbakar di pinggiran Kota Kupang akhir Juli 2020. ANTARA/Bernadus Tokan
banner 468x60

NUSADAILY.COM-KUPANG – Sembilan dari 22 wilayah kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) berada dalam status waspada kekeringan meteorologis. Data itu hasil identifikasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang.

“Saat ini ada sembilan daerah yang berstatus waspada. 16 wilayah berstatus siaga dan sembilan daerah berada dalam status awas kekeringan meteorologis,”. Demikian kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Apolinaris Geru di Kupang, Minggu, 2 Agustus 2020 terkait ancaman kekeringan meteorologis di NTT.

Baca Juga

Daerah yang berstatus waspada kekeringan adalah wilayah bagian Utara Bajawa dan Wolomese di Kabupaten Ngada. Lalu Kelimutu di Kabupaten Ende. Paga dan Lela di Kabupaten Sikka. Buaysuri di Lembata, Teluk Mutiara di Kabupaten Alor.

Selain itu wilayah Paberiawai di Kabupaten Sumba Timur. Lalu wilayah Amarasi Barat di Kabupaten Kupang dan Amanuban Barat serta Polen di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Juga Insana di Timor Tengah Utara.

Sementara 16 kabupaten yang masuk dalam status siaga kekeringan adalah wilayah barat Komodo di Manggarai Barat. Lalu Lamba Leda di Manggarai Timur. Juga Soa di Ngada, Aesesa Selatan di Kabupaten Ngada.

Kemudian wilayah Maurole dan Detusoko di Kabupaten Ende, Nita Lela dan Mego di Sikka. Termasuk Lebatukan di Kabupaten Lembata, Kabola di Kabupaten Alor, Kota Tambolaka di Sumba Barat Daya.

Juga Lamboya di Sumba Barat, wilayah Umalulu, Karera, Pinu Pahar dan Pahunga Lodu di Sumba Timur dan Sabu Barat di Sabu Raijua.

Wilayah Maulafa dan Alak di Kota Kupang Maulafa dan Alak, Kupang Timur, Fatuleu, Kupang Tengah dan Taebenu di Kabupaten Kupang.

Termasuk pula Miomaffo Timur dan Biboki Utara di Timor Tengah Utara, wilayah Lamaknen, Kakuluk Mesak, Lasiolat dan Raihat di Kabupaten Belu.

Sedangkan sembilan daerah yang masuk status awas kekeringan meteorologis adalah Wolojito di Kabupaten Ende, Waigeta di Sikka, Kambera, Kanatang, Matawai La Pawu, Haharu dan Kahaungu Eti di Kabupaten Sikka, Hawu Mehara di Sabu Raijua.

Selain itu wilayah Pantai Baru, Rote Timur dan Rote Barat Laut di Rote Ndao, Kelapa Lima, Maulafa, Kota Raja dan Oebobo di Kota Kupang, Amfoang Selatan dan Sulamu di Kabupaten Kupang, Amanuban Selatan di Timor Tengah Selatan Amanuban Selatan dan wilayah Atambua Selatan dan Kota Atambua di Belu. (yos)

Post Terkait

banner 468x60