Seluas 341 Hektar Lahan di Riau Terbakar Sepanjang Januari-Februari

  • Whatsapp
kebakaran hutan
Arsip Foto. Petugas BPBD Kota Pekanbaru dibantu personel Polsek Rumbai berusaha memadamkan api yang membakar semak belukar saat terjadi kebakaran lahan di Pekanbaru, Riau, Rabu (26/2/2020). ANTARA FOTO/Rony Muharrman/wsj.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PEKANBARU – Sepanjang 1 Januari hingga akhir Februari 2020 tercatat 341,27 hektare hutan dan lahan terbakar di Provinsi Riau.

Lahan yang terbakar itu tersebar di 10 kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Riau, menurut data Satuan Tugas Karhutla Riau di Pekanbaru, Jumat 28 Februari 2020.

Baca Juga

Menurut Satuan Tugas Karhutla Riau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) paling luas terjadi di Kabupaten Siak (105,97 hektare). Disusul Bengkalis (89,9 hektare), Indragiri Hilir (49,6 hektare), Dumai (46,8 hektare), Indragiri Hulu (21,5 hektare), dan Kepulauan Meranti (12,5 hektare).

Selain itu, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di Pekanbaru (enam hektare), Pelalawan (lima hektare), Kampar (2,75 hektare), dan Rokan Hilir (1,25 hektare).

Hanya Kabupaten Kuantan Singingi dan Rokan Hulu yang hingga kini belum menghadapi kebakaran hutan dan lahan.

Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger, mengatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan kebanyakan terjadi di daerah pesisir seperti Bengkalis, Dumai, dan Kepulauan Meranti.

Upaya pemadaman kebakaran lahan di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, hingga kini terkendala.

“Kendala angin kencang serta sumber air yang minim. Akses juga cukup sulit ke lokasinya,” kata Edwar, yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau.

Pemerintah Provinsi Riau sudah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan sejak 11 Februari hingga 31 Oktober 2020. (yos)