Ribuan Warga Duduki DPRD Sumba Timur

  • Whatsapp
Ribuan warga melakukan demo dengan menduduki Kantor DPRD Sumba Timur
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SUMBA TIMUR – Ribuan warga Sumba Timur berdemo di kantor DPRD Kabupaten Sumba Timur, Senin 6 Juli 2020. Demo dipicu viralnya video Orasi politik Ketua DPRD, Ali Oemar Fadaq Kabupaten Sumba Timur  di Kaliuda Kecamatan Pahungalodu yang menghina Bupati Sumba Timur. Dia orasi dengan perkataan sampah sehingga membuat masyarakat marah.

Massa tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Sumba Timur yang  mendatangi Kantor DPRD untuk menyampaikan kekecewaan mereka terhadap Ketua DPRD. 

Baca Juga

Dalam aksi, masa membawa beberapa poster yang bertuliskan kata-kata protes mereka kepada Ketua DPRD. Masa berdiri di depan kantor DPRD Sumba Timur dan di jaga ketat oleh pihak kepolisian dan Pol PP.

“Kami menganggap bahwa Ketua DPRD Sumba Timur seharusnya  mencerminkan sikap yang baik. Sebagai representasi rakyat bukan malah mengatakan bahasa yang tidak pantas dan mengandung ujaran kabencian.  Oleh karena itu kami hadir di sini untuk menyampaikan persolan ini ke badan kehormatan dewan untuk ditindak dan diturunkan dari posisi Ketua DPRD,” ujar korlap dalam orasinya.

“Bupati Sumba Timur adalah representasi dari masyarakat dan pemerintahan hari ini, Jika dikatakan sampah, maka ini tidak saja menyangkut Bupati, tapi seluruh instansi daerah dan rakyat Sumba Timur,” lanjutnya dilansir Nusadaily.com.  

Dia menekankan, seharusnya seorang Ketua DPRD menjadi contoh bukan menjadi tontonan, juga seharusnya mengajarkan edukasi yang baik kepada seluruh (engki kore).

Masyarakat menuntut masuk gedung DPRD. Wakil Ketua DPRD Sumba Timur, Umbu Kahumbu Nggiku menemui massa aksi dan semuanya diizinkan masuk ke ruang DPRD. Tuntutan mereka, Ketua DPRD Ali Oemar Fadaq mundur dari jabatan danKetua DPRD Ali Oemar Fadaq harus meminta maaf secara terbuka.

Ketua DPRD Karena Kurang Sehat

Dalam aksi tersebut Ketua DPRD Sumba Timur tidak hadir dangan alasan gangguan kesehatan. Hal itu disampikan rekan sesama anggota DPRD kepada masa aksi di gedung DPRD. 

Ketua Badan Kehormatan Dewan, Melkianus Nara  menegaskan laporan itu segera ditindaklanjuti.  “Laporan ini akan ditindaklanjuti. Masyarakat harap bisa tenang dan tidak membuat hal yang merugikan diri sendiri ataupun orang lain,” katanya. 

Wakil Ketua DPRD Sumba Timur Umbu Kahumbu Nggiku menyampaikan, unjuk rasa tersebut tentunya sudah sesuai dengan prosedur atau aturan secara demokratis. DPRD pada prinsipnya menerima secara baik.

“Sekarang berikan kami waktu untuk bekerja sesuai dengan aturan yang ada di lembaga ini. Kami akan melakukan pertemuan pimpinan dan semua anggota Fraksi untuk menentukan sikap apa yang harus kami lakukan tapi yang pasti muaranya ke Badan Kehormatan DPRD,” ujar Umbu  Kahumbu Nggiku. (fly/wan)

Post Terkait

banner 468x60