Rekor Tujuh Kali, Asrama Polisi Gorontalo Kebanjiran

  • Whatsapp
asrama polisi gorontalo
Kepala Kepolisian Resor Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro saat meninjau kompleks asrama polisi yang kebanjiran di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. ANTARA/HO Polres Gorontalo
banner 468x60

NUSADAILY.COM-GORONTALO – Kompleks asrama polisi di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, kebanjiran lagi karena tanggul penahan luapan air sungai di lingkungan itu jebol.

“Sudah ke tujuh kalinya asrama polisi Gorontalo tergenang banjir. Hal ini karena tidak ada lagi tanggul di depan blok H serta jebolnya tanggul di depan Blok D,” kata Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro di Gorontalo, Sabtu 1 Agustus 2020.

Baca Juga

“Saya berharap permasalahan tanggul ini bisa menjadi perhatian dari instansi terkait agar secepatnya tanggul bisa diperbaiki,” katanya.

Desmont mengaku salut kepada personel Kepolisian Resor Gorontalo Kota yang tinggal di kompleks asrama tersebut. Karena mereka tetap menjalankan tugas sebagaimana biasa meski lingkungan tempat tinggal mereka kebanjiran.

Bripka Nenang, polisi yang tinggal di kompleks asrama yang kebanjiran, mengatakan banjir terjadi karena tanggul Sungai Bone yang ada di depan Blok D jebol. Dan pengerjaan tanggul Sungai Bulango di depan Blok H lambat.

“Di depan Blok H itu sudah tidak ada lagi tanggul yang bisa menahan luapan air. Karena sementara ada pekerjaan pembuatan tanggul yang baru sehingga air naik langsung menggenangi asrama. Sementara untuk Blok H tanggul sudah jebol sekitar 10 meter panjangnya pada saat banjir ke empat,” katanya.

Menurut dia, semasa kompleks asrama polisi masih dikelilingi tanggul banjir tidak pernah terjadi, bahkan saat hujan terus turun selama sepekan.

“Untuk itu kami berharap pihak pemerintah bisa segera memperbaiki tanggul yang jebol di depan Blok D dan mempercepat pekerjaan pembuatan tanggul yang ada di Blok H,” katanya. (yos)

Post Terkait

banner 468x60