Produksi Ikan Tangkap di Kalimantan Tengah Lampaui Target

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalteng Darliansjah. (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PALANGKA RAYA – Meski masih dilanda pandemi COVID-19 namun produksi ikan tangkap di Provinsi Kalimantan Tengah tetap menunjukkan tren positif yakni berupa peningkatan.

“Kami serta para nelayan maupun pelaku usaha di bidang perikanan tetap bekerja keras walaupun pandemi masih melanda,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalteng Darliansjah di Palangka Raya, Kamis.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA : Produksi Ikan Tangkap Pariaman Meningkat – Nusadaily.com

Hal ini sesuai instruksi dan arahan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, agar pembangunan tetap dioptimalkan sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional. Salah satunya yakni melalui bidang perikanan.

Adapun berdasarkan data, total produksi perikanan tangkap pada 2020 mencapai 153 ribu ton lebih, capaian ini berhasil melampaui target indikator kinerja yakni sebanyak 131 ribu ton lebih.

“Produksi perikanan tangkap ini terdiri dari perairan umum daratan (PUD) serta laut, yang dihimpun dari masing-masing kabupaten dan kota di wilayah Kalteng,” jelasnya.

BACA JUGA : Khofifah Dongkrak Produksi Ikan Kerapu Manfaatkan Potensi Pasar Ekspor – Imperiumdaily.com

Pada semester satu, capaian terbanyak untuk PUD yakni di Seruyan dengan 2.900 ton lebih. Sedangkan semester dua di Kapuas dengan 5.439 ton lebih.

Sementara untuk laut, pada semester satu terbanyak yakni Kotawaringin Timur sebanyak 12 ribu ton lebih, diikuti Kotawaringin Barat sebanyak 10 ribu ton lebih.

Hal yang sama juga terjadi pada semester dua, yakni Kotawaringin Timur terbanyak dengan capaian 14 ribu ton lebih. Serta diikuti Kotawaringin Barat dengan capaian 12 ribu ton lebih.

BACA JUGA : Produksi Ikan Air Tawar Kota Pariaman Tembus 316 Ton – Noktahmerah.com

Mendukung Pembangunan Sektor Perikanan

Lebih lanjut, Darliansjah menjelaskan, dalam rangka mendukung pembangunan pada sektor perikanan, pihaknya juga terus memperkuat keberadaan dari Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas).

Salah satunya dengan pemberian hibah alat komunikasi kepada lima Pokmaswas di wilayah Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat.

“Penguatan Pokmaswas ini sebagai upaya kita menekan praktik perikanan yang tidak ramah lingkungan oleh oknum tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Adapun perairan di kawasan Kotawaringin Barat juga menjadi salah satu fokus pihaknya. Mengingat adanya kawasan konservasi seperti perairan Gosong Senggora, Gosong Sepagar dan lainnya.(lal)