Pontianak Memiliki 5 Kampung Tangguh Cegah Penyebaran COVID-19

  • Whatsapp
COVID-19
Wakil Wali Kota Pontianak, Kalbar, Bahasan di Pontianak, Kamis (24/2/2021) menyatakan saat ini Pontianak sudah memiliki lima kampung tangguh dalam penanganan dan pencegahan pandemi COVID-19 di kota itu. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Pontianak)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat menyatakan saat ini memiliki lima kampung tangguh dalam penanganan dan pencegahan pandemi COVID-19 di kota itu, kata Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan.

“Lima kampung tangguh itu, masing-masing tersebar di enam kecamatan yang ada di Kota Pontianak, khusus Kecamatan Tenggara dan Selatan miliki satu kampung tangguh dalam penanganan dan pencegahan pandemi COVID-19,” kata Bahasan saat membuka pelatihan kader kampung tangguh di Pontianak, Kamis.

Baca Juga

BACA JUGA: Wali Kota Pontianak Pantau Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di 12 Sekolah – Nusadaily.com

Dia menjelaskan, pihaknya juga menyambut baik dan mendukung pembentukan kampung tangguh hingga di tingkat RT/RW. “Tujuan dibentuknya kampung tangguh ini sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Konsep kampung tangguh sama halnya dengan kampung sehat, yakni mendorong masyarakat untuk berinisiatif mengatasi masalah secara mandiri dalam menghadapi pandemi yang disebabkan oleh virus corona.

BACA JUGA: 75 Warga Pontianak Barat Mengalami Penyakit Kulit Gatal-Gatal – Noktahmerah.com

Bahasan menyebut hingga kini sudah terbentuk lima kampung tangguh di Kota Pontianak. “Jumlah ini akan diperluas lagi supaya semakin banyak kampung tangguh yang ada di Kota Pontianak hingga ke tingkat RT/RW,” katanya.

3 Aspek Kehidupan Kampung Tangguh

Dijelaskannya, ada tiga aspek kehidupan dalam kampung tangguh, yakni kesehatan, ekonomis sosial dan keamanan. Ketiga aspek itu sebagai landasan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Terbentuknya kampung tangguh hingga ke tingkat RT/RW, maka bisa terdeteksi jumlah orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 di suatu kawasan, sehingga titik-titik wilayah tersebut bisa dipetakan kategori zona masing-masing,” katanya.

BACA JUGA: Dampak COVID-19, Penjualan Pernak-pernik Imlek di Pontianak Turun – Imperiumdaily.com

Ia menambahkan pandemi yang tengah dihadapi saat ini, harus dibarengi dengan memperkokoh semangat gotong royong untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, dengan melestarikan kearifan lokal dalam menjalani kehidupan normal baru untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tersebut.

“Yang tak kalah pentingnya adalah selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aspek kehidupan. Yakni selalu menggunakan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun, dan jaga jarak aman,” demikian Bahasan.(eky)