Polres Kayong Utara Berhasil Ungkap Lima Kasus Penyalahgunaan Narkoba

  • Whatsapp
Polres Kayong Utara Berhasil
Polres Kayong Utara melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap lima kasus penyalahgunaan narkoba dengan jumlah tersangka tujuh orang. (Foto Rizal)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PONTIANAK – Polres Kayong Utara, Kalimantan Barat melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap lima kasus penyalahgunaan narkoba dengan jumlah tersangka tujuh orang.

BACA JUGA : Perkara Penyalahgunaan Narkoba Mendominasi Angka Kriminalitas di Kota Batu – Nusadaily.com

Baca Juga

“Ada lima laporan polisi dengan sebanyak tujuh tersangka. Terdiri dari lima laki-laki dan dua perempuan,” kata Wakapolres Kayong Utara, Kompol Kuntadi Budi Pranoto di Sukadana, Jumat malam.

Barang bukti narkoba jenis sabu yang berhasil disita dari tindak kejahatan tersebut sebesar 12,86 gram beserta alat bukti. Seperti alat timbangan digital, alat isap, korek api, pipet, handphone dan lain sebagainya.

Dia menambahkan, pihaknya bertekad untuk membasmi peredaran narkoba di negeri bertuah tersebut. Terutama tindakan preventif yang akan dilakukan yaitu dengan gencar dan masif melakukan sosialisasi terutama menyasar anak usia sekolah.

BACA JUGA : Angka Kasus Penyalahgunaan Narkoba Turun di Kudus – Noktahmerah.com

“Nanti kerja sama dengan sekolah-sekolah terutama saat ajaran baru pas masa orientasi sekolah. Saya bersama anggota akan memberikan sosialisasi terkait dampak penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Menurut mantan Kapoles Simpang Hilir itu barang haram yang masuk ke Kayong Utara melalui jalur air. Terutama di pelabuhan dan jalur darat melalui Jalan Trans Kalimantan.

“Barang haran itu sendiri ada yang pelintasan dari Teluk Batang dan yang kedua itu dari masuk dari Sandai atau Ketapang melewati Jalan Tayan,” jelasnya.

BACA JUGA : Satreskoba Polres Batu Mencatat Kasus Penyalahgunaan Narkoba Meningkat 20% – Beritaloka.com

Menurut dia, Kepolisian Resor Kayong Utara memberikan perhatian khusus terhadap Desa Matan yang saat ini cukup menjadi perhatian terhadap peredaran narkoba.

Menurutnya, desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ketapang tersebut banyak aktivitas keluar masuk orang yang bekerja di perusahaan salah satunya bauksit.

“Kita mengetahui di sana aktivitas di Matan luar biasa dengan adanya bauksit. Pekerja di sana membutuhkan pekerjaan yang fit sehingga menyalahgunakan narkoba,” katanya.(ros)