Pintu Air di Kawasan Food Estate Kapuas Kalteng Segera Dibenahi

  • Whatsapp
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran beserta jajaran meninjau pintu air Kuripan, Kapuas, Minggu (7/3/2021). ANTARA/HO-MMC Kalteng
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PALANGKA RAYA – Kawasan pintu air Kuripan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, yang merupakan wilayah food estate di provinsi setempat segera dibenahi.

“Lahan tersebut telah memiliki pintu air, hanya saja saat masih menjadi lahan eks PLG, pintu air Kuripan ini tidak berfungsi karena telah dipindahkan oleh masyarakat,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalteng Shalahudin di Palangka Raya, Senin.

Baca Juga

BACA JUGA : Dekranasda Kalteng Mendorong Peningkatan Jangkauan Pasar UMKM – Nusadaily.com

Menurut dia, rencananya pintu air Kuripan yang dekat dengan saluran primer utama yang menghubungkan antara Sungai Barito dan Kapuas, kedepannya direncanakan pemindahan pintu air ke lokasi yang lebih dekat dengan saluran primer utama juga.

“Insya Allah pada Oktober mendatang akan selesai dengan bentang sungai kurang lebih sekitar 40-50 meter,” katanya.

Diharapkan dengan dibangunnya pintu air di lokasi yang baru, banjir yang terjadi di lahan yang berada di kawasan Dadahup akan teratasi.

BCA JUGA : Tim BKSDA Kalteng Evakuasi Orangutan di Kotawaringin Timur – Noktahmerah.com

Dia mengatakan, Gubernur Kalteng beserta jajaran telah meninjau pengembangan kawasan food estate, termasuk pintu air Kuripan di Kabupaten Kapuas itu pada Minggu (7/3).

Terkait hal itu, kata dia, tujuan kunjungan kerja tersebut untuk melihat kondisi di lapangan yakni sebagian lahan di Desa Bentuk Jaya yang masih tergenang air.

“Gubernur melihat beberapa permasalahan terkait luapan air di lahan food estate. Isu yang terdengar bahwa lahan food estate di Desa Bentuk Jaya ini airnya meluap,” jelasnya.

BACA JUGA : Food Estate Pulang Pisau Kalteng Siap Gelar Panen Raya – Imperiumdaily.com

Meninjau Infrastruktur Jalan

Lebih lanjut ia memaparkan, dalam kunjungan kerja tersebut, gubernur juga meninjau infrastruktur jalan. Dapat dilihat dari Bundaran Kapuas-Palingkau, Dadahup jalannya sudah mulus, semua sudah teraspal dan sebagian masih dilakukan pelebaran jalan.

“Saya dengar langsung dari balai jalan, target efektifnya adalah 45 kilometer. Provinsi sendiri lebih kurang 15 kilometer, berarti ada sekitar 60 kilometer. Targetnya sampai B4 nanti, ditambah lagi kurang lebih 20 kilometer lagi,” jelas dia.

Pihaknya pun bersyukur dengan adanya pengembangan food estate tersebut, karena infrastruktur penunjang terbangun di berbagai tempat.

Sementara itu Gubernur Sugianto Sabran mengatakan, adanya food estate memberikan banyak manfaat kepada daerah. Seperti meningkatkan produktivitas petani, hingga membuka lapangan pekerjaan.

Untuk itu diharapkan dukungan semua pihak untuk menyukseskan program strategis nasional tersebut. Agar memberikan manfaat yang maksimal bagi daerah maupun masyarakat.(lal)