Perbatasan Gorontalo-Sulut Mulai Ditutup, Kendaraan Mulai Menumpuk

  • Whatsapp
Jalan
Kendaraan mulai menumpuk di perbatasan Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara di Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara, setelah petugas menutup jalan pada Kamis pukul 00.00 Wita. (ANTARA/Debby Mano)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – GORONTALO – Perbatasan Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara di Desa Kota Jin Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara mulai ditutup, Kamis, yang menyebabkan kendaraan mulai menumpuk di pintu masuk.

Berdasarkan pantauan dilansir dari ANTARA di posko perbatasan, petugas yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan memasang pembatas jalan tepat pukul 00.00 Wita.

Read More

BACA JUGA: Wabup Gorontalo Minta Warga di Perantauan Tidak Mudik Lebaran – Nusadaily.com

Penutupan jalan tersebut mengakibatkan kendaraan seperti mobil pribadi dan truk dari Gorontalo maupun dari Sulawesi Utara mulai menumpuk di lokasi itu mulai pukul 12.30 Wita.

Sejumlah pengendara diizinkan masuk karena memenuhi persyaratan. Seperti membawa surat tugas, hasil tes antigen COVID-19, serta memuat logistik maupun bahan dagangan.

Namun, sebagian lagi diminta turun dan diminta menjalani tes antigen COVID-19 di posko tersebut.

BACA JUGA: Penjualan Kue Kering di Pasar Tradisional Gorontalo Masih Sepi – Noktahmerah.com

KBO Sabhara Polres Gorontalo Utara Ipda K. Sitohang yang bertugas di lokasi itu mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Pinogaluman di Kabupaten Bolomong Utara Provinsi Sulut, dalam melakukan pemeriksaan kendaraan dari kedua arah.

“Pelaku perjalanan yang boleh melintasi Gorontalo tetap akan kami minta menjalani tes antigen, bila negatif silahkan jalan,” katanya.

Salah seorang sopir truk yang melintasi perbatasan, Rahim Hasan, mengatakan ia belum mengetahui sebelumnya akan ada penutupan perbatasan mulai 6 Mei 2021.

BACA JUGA: Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel Serahkan Bantuan Benih Jagung ke Petani Gorontalo – Imperiumdaily.com

“Saya dengar-dengar mau ditutup, tapi tidak tau kapan. Tapi semoga kami bisa lolos di perbatasan ini, karena kami sedang memuat semen menuju Gorontalo,” ungkapnya.

Ia mengaku melakukan perjalanan seorang diri dari Lolak, Kotamobagu menuju Kecamatan Isimu Kabupaten Gorontalo.(eky)