Penolakan Pertambangan Karawang Selatan Jadi Pertimbangan Perda RTRW

  • Whatsapp
Pertambangan Karawang
Gedung DPRD Karawang. (ANTARA/Ali Khumaini)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KARAWANG – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karawang Jajang Sulaeman menyampaikan penolakan pertambangan di Karawang selatan yang disampaikan sejumlah aktivis akan menjadi bahan pertimbangan dalam perubahan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah atau RTRW.

BACA JUGA : Penolakan Review RTRW 2013-2033 Sumenep Kian Mencuat – Nusadaily.com

“Saya secara pribadi juga menolak ketika perubahan Perda RTRW tidak sesuai dengan peruntukannya dan tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat,” katanya di Karawang, Senin.

Ia mengatakan, perubahan Perda RTRW itu harus sejalan dengan kepentingan masyarakat. Artinya, pengelolaan tata ruang harus dilakukan sesuai dengan peruntukannya.

Seperti di Karawang wilayah utara itu peruntukannya adalah untuk pengembangan sektor pertanian dan wilayah selatan untuk pengembangan sektor pariwisata.

BACA JUGA : Rencana Pelepasan Saham di Tambang Emas Tumpang Pitu Tuai Penolakan – Noktahmerah.com

Menurut dia, hal tersebut akan menjadi dasar dalam pembahasan perubahan Perda RTRW Karawang.

Ia menyampaikan, persoalan perubahan Perda RTRW yang tidak sejalan dengan kepentingan masyarakat dan tidak sesuai dengan perundang-undangan akan berdampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kita lihat bagaimana para aktivis lingkungan, sangat jelas menolak pertambangan di wilayah Karawang selatan. Itu menjadi bahan kita (legislatif) untuk dibahas dan di Pansus Perda RTRW,” katanya.

BACA JUGA : Tinjau Pertambangan Andesit di Wates, Dewan: Jika Warga Menolak, Bisa Jadi Tambang Ditutup – Beritaloka.com

Sementara itu, sejumlah aktivis baru-baru ini mengingatkan agar perubahan Perda RTRW Karawang tidak mengakomodasi keinginan para pengusaha.

Hal itu disampaikan karena mereka khawatir kawasan karst di wilayah Karawang selatan akan habis jika kawasan itu diubah menjadi kawasan pertambangan.(ros)