Pemprov Bengkulu Anggarkan Pemeliharaan Jalan Senilai Rp10 Miliar

  • Whatsapp
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat meninjau pengerjaan jalan tol yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dan Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan di seksi I Kota Bengkulu-Taba Penanjung. (Foto ANTARA/Carminanda)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelontorkan anggaran senilai Rp10 miliar untuk proyek pemeliharaan jalan provinsi di seluruh kabupaten dan kota.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Septi Erwadi menjelaskan kegiatan pemeliharaan jalan tersebut berupa tambal sulam, pembersihan atau penebasan area pinggir jalan serta pembersihan drainase.

Baca Juga

BACA JUGA : Presiden Jokowi Lantik Gubernur-Wakil Gubernur Bengkulu – Nusadaily.com

Anggaran pemeliharaan rutin ruas jalan provinsi ini dikerjakan dengan skema swakelola menggunakan APBD Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2021.

“Anggaran Rp10 miliar itu dengan metode swakelola. Jadi dia berbeda dengan skema lelang. Kalau swakelola dana telah tersedia dulu baru pekerjaan bisa dilakukan,” kata Septi di Bengkulu, Kamis.

BACA JUGA : Peringatan BMKG! Waspada Peningkatan Aktivitas Gempa di Zona Bengkulu-Lampung – Noktahmerah.com

Septi menyebut Dinas PUPR Provinsi Bengkulu telah mengajukan pencairan anggaran senilai Rp10 miliar tersebut dan ditargetkan pekerjaan pemeliharaan jalan dimulai pada akhir Maret mendatang.

Anggaran itu nantinya akan dibagi untuk empat wilayah yaitu wilayah satu meliputi Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah senilai Rp2,2 miliar. Wilayah dua Kabupaten Bengkulu Utara dan Mukomuko senilai Rp2,7 miliar.

BACA JUGA : Bengkulu Mendapat Lima Proyek Strategis Nasional Tahun Ini – Beritaloka.com

Kemudian wilayah tiga meliputi Kabupaten Rejang Lebong, Lebong, dan Kepahiang, senilai Rp2,5 miliar, dan wilayah empat Kabupaten Bengkulu Selatan, Seluma, serta Kabupaten Kaur senilai Rp3 miliar.

Untuk tahap awal pekerjaan perbaikan jalan tersebut akan dimulai di wilayah satu. Khususnya ruas jalan provinsi yang ada di Kota Bengkulu seperti di Jalan Irian dan Jalan Hibrida.

Menurut Septi, dua jalan tersebut merupakan salah satu titik rawan yang kondisinya rusak dan banyak lubang sehingga harus segera diperbaiki.

“Kita targetkan pengerjaan perbaikan jalan itu sudah bisa dimulai pada akhir Maret mendatang. Karena saat ini kami masih menunggu pencairan anggarannya,” demikian Septi.(lal)