Pemkot Palembang Tawarkan kepada Orang Tua Pembelajaran Tatap Muka Metode Shift

  • Whatsapp
Pembelajaran
Wali Kota Palembang Harnojoyo, Senin (21/12) (ANTARA/Aziz Munajar/20)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan menawarkan kepada orang tua siswa untuk menerapkan pembelajaran sistem tatap muka mulai Januari 2021 dengan metode shift atau bergantian serta melibatkan relawan pemantau siswa agar keamanan peserta didik terjamin.

Wali Kota Palembang Harnojoyo, Senin, mengatakan, sistem pembelajaran tatap muka dengan metode shift periode harian dinilai cukup efektif untuk mengantisipasi zonasi COVID-19 yang kerap berubah-ubah. Namun penerapan metode itu masih akan dikombinasikan dengan belajar sistem daring atau dalam jaringan.

Baca Juga

BACA JUGA: BPJAMSOSTEK Tidak Setujui BSU kepada 109 Ribu Peserta di Sulawesi dan Maluku – nusadaily.com

“Ketika siswa sedang tidak mendapat giliran sekolah tatap muka, maka dia belajar lewat daring,” ujarnya setelah rapat kesiapan belajar tatap muka.

Menurut dia, proses belajar tatap muka tetap dilaksanakan pada Januari 2021 sesuai imbauan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, namun terlebih dahulu Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang melihat kesiapan SD dan SMP di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Para Mahasiswa Berbagai Perguruan Tinggi Bergerak Lawan COVID-19 – noktahmerah.com

Pencegahan kerumunan siswa menjadi poin penting dalam penerapan belajar tatap muka, kata dia. Sementara di satu sisi para guru juga harus fokus memberikan pelajaran sehingga ada penambahan beban selama proses pembelajaran.

Oleh karena itu, Pemkot Palembang menawarkan dilibatkanya relawa-relawan untuk mencegah siswa berkerumun sekaligus memantau penerapan protokol kesehatan selama proses belajar tatap muka di sekolah.

“Bisa dengan memberdayakan OSIS yang ada di sekolah supaya saling mengawasi, yang penting keselamatan itu dikedepankan,” jelas Harnojoyo.

BACA JUGA: RSUD Magetan Hentikan Sementara Layanan IGD, Usai 7 Pegawainya Positif COVID-19 – imperiumdaily.com

Ia menyebutkan dua opsi itu masih dipertimbangkan dan hanya akan diterapkan jika memang disetujui oleh orang tua/wali siswa. Namun pihaknya sudah berkoordinasi dengan Disdik Sumsel terkait rencana menerapkan imbauan SKB empat menteri pada Januari 2021.

“Banyak orang tua sudah menginginkan sekolah dibuka. Tapi disatu sisi masih ada beberapa masalah dan semua ini harus kami jawab,” tambahnya.(eky)