Pemkab Penajam Gelar Operasi Pasar Jelang Natal dan Tahun Baru

  • Whatsapp
Kepala Seksi Pengawasan Usaha Perdagangan dan Perlindungan Konsumen (PUPPK) Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara, Nuryulianita. ANTARA/Novi Abdi
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PENAJAM – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menggelar operasi pasar untuk mengantisipasi kelangkaan komoditi kebutuhan bahan pokok khusus jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

“Kami adakan kegiatan operasi pasar khusus perayaan Natal dan pergantian tahun,” jelas Kepala Seksi Pengawasan Usaha Perdagangan dan Perlindungan Konsumen (PUPPK) Diskukmperindag Kabupaten Penajam Paser Utara, Nuryulianita ketika ditemui di Penajam, Rabu.

Baca Juga

BACA JUGA : Pemkab Malang Adakan MoU Zona Integritas Menuju WBK dengan 4 OPD dan Instansi – Nusadaily.com

Operasi pasar yang bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik atau Bulog itu difokuskan di empat kelurahan di wilayah Kecamatan Penajam dan Sepaku sebagai antisipasi kelangkaan bahan kebutuhan pokok.

Kegiatan operasi pasar tersebut di antaranya dilaksanakan di Kelurahan Lawe-Lawe, Gunung Seteleng, Sotek dan Kelurahan Maridan.

Pelaksanaan operasi pasar menurut Nuryulianita, pada 21 dan 22 Desember 2020 secara serentak di dua wilayah kelurahan dalam satu hari.

BACA JUGA : Pemkab Trenggalek Gandeng Bank Wujudkan 100 Festival – Noktahmerah.com

Komoditi bahan kebutuhan pokok yang dijual pada operasi pasar tersebut berupa beras, minyak goreng, daging beku dan gula.

Selain bahan kebutuhan pokok operasi pasar juga menyediakan elpiji bersubsidi tabung ukuran tiga kilogram atau yang dikenal dengan tabung gas melon.

BACA JUGA : Pemkab Jepara Perketat Pembukaan Objek Wisata – Imperiumdaily.com

“Pertamina memberikan jatah atau kuota sebanyak 560 tabung gas melon untuk operasi pasar di masing-masing kelurahan,” ujar Nuryulianita.

Ia menjelaskan, operasi pasar ini dilaksanakan lebih spesifik karena anggaran pendampingan di Diskukmperindag sudah tidak ada lagi.

Sehingga kegiatan itu hanya bisa menggelar di Kecamatan Penajam di tiga kelurahan dan satu kelurahan di Kecamatan Sepaku.(lal)