Pemkab Gorontalo Larang Konvoi pada Malam Takbiran

  • Whatsapp
Gorontalo
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan pemerintah melarang warga menggelar konvoi pada malam takbiran guna mencegah terjadinya kerumunan yang meningkatkan risiko penularan COVID-19. ANTARA/Adiwinata Solihin

NUSADAILY.COM – GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melarang penyelenggaraan konvoi pada malam takbiran guna mencegah terjadinya kerumunan yang bisa meningkatkan risiko penularan COVID-19.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan bahwa kegiatan bertakbir bersama pada malam terakhir Bulan Ramadhan, menjelang Hari Raya Idul Fitri, hanya boleh dilakukan di masjid. 

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Penjualan Kue Kering di Pasar Tradisional Gorontalo Masih Sepi – Nusadaily.com

“Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri, yakni peniadaan konvoi pada malam takbiran. Takbiran hanya bisa dilakukan di masjid saja,” kata Nelson di Gorontalo, Selasa.

Bupati mengatakan bahwa tumbilotohe, tradisi pasang lampu tiga hari menjelang Lebaran, juga hanya boleh dilaksanakan di rumah masing-masing.

BACA JUGA: Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel Serahkan Bantuan Benih Jagung ke Petani Gorontalo – Noktahmerah.com

“Festival tumbilotohe ditiadakan, hanya bisa di rumah saja, begitu pun pelaksanaan Hari Raya Ketupat,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah memberlakukan larangan mudik Lebaran serta menerapkan kebijakan-kebijakan tersebut guna menekan risiko penularan virus corona penyebab COVID-19.

BACA JUGA: DMI Dorong Pembangunan Masjid Raya di Gorontalo – Imperiumdaily.com

Bupati mengingatkan kembali pentingnya disiplin warga dalam menjalankan protokol kesehatan dalam upaya pengendalian penularan COVID-19.

“Selalu menjaga jarak, cuci tangan, dan mengenakan masker. Pandemi COVID-19 belum berakhir, maka penanganan harus terus dilakukan,” demikian Nelson Pomalingo.(eky)