Pemkab Gorontalo dan Bank Indonesia Bahas Fesyar 2021

  • Whatsapp
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo. ANTARA/Adiwinata Solihin
banner 468x60

NUSADAILY.COM – GORONTALO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo bersama Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Gorontalo membahas pelaksanaan Festival Ekonomi Syariah Indonesia 2021 untuk wilayah Kawasan Indonesia Timur (KIT) dan Hulonthalo Creative Festival (HCF).

“Sebagai mitra pemerintah, kami memberikan dukungan penuh penyelenggaraan Fesyar Indonesia 2021 untuk Kawasan Indonesia Timur. Apa lagi Provinsi Gorontalo merupakan tuan rumah,” ucap Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo di Gorontalo, Senin.

Baca Juga

BACA JUGA : Bank Indonesia Puji Strategi Banyuwangi Pulihkan Ekonomi UMKM – Nusadaily.com

Nelson pun meminta semua pihak untuk bersama-sama ikut menyukseskan kegiatan tersebut, dalam rangka mewujudkan Provinsi Gorontalo sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah di kawasan Indonesia Timur.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Gorontalo Budi Widihartanto mengatakan, Hulonthalo Creative Festival bertujuan untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Gorontalo.

BACA JUGA : Bank Indonesia Sibolga Siapkan Rp1,12 Triliun Kebutuhan Lebaran – Imperiumdaily.com

Selain itu, untuk mengembangkan sektor pariwisata, UMKM dan ekonomi kreatif agar semakin berkembang di wilayah Provinsi Gorontalo.

Demi mensukseskan kegiatan Festival Ekonomi Syariah Indonesia 2021, BI melakukan kerjasama semua pihak. Ini kami lakukan demi efisien serta memiliki dampak besar bagi perekonomian daerah,” ujar Budi.

BACA JUGA : Bank Indonesia Serahkan 48 Paket Bantuan Sarana Prasarana Pendidikan – Noktahmerah.com

Penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Indonesia 2021

Budi menjelaskan, dalam kegiatan ini Provinsi Gorontalo terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Indonesia 2021 untuk wilayah Kawasan Indonesia Timur.

“KIT ini membawahi provinsi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua dan Bali. Ada juga untuk wilayah Sumatera dan Jawa. Namun wilayah timur ini yang paling besar,” bebernya.

Ia menjelaskan, penyelengaraan Fesyar 2021 akan digelar dengan berbagai rangkaian acara. Diantaranya diskusi atau talkshow, seminar, pelatihan produk-produk ekonomi syariah bagi UMKM.

Disamping itu juga akan diadakan berbagi lomba. Seperti lomba duta ekonomi syariah, pengetahuan ekonomi dan keuangan syariah, lomba nasyid, serta lomba yang berhubungan dengan masjid.

“Kegiatan ini akan dilakukan secara online. Sebab saat ini kita masih pandemi COVID-19. Namun pada intinya kegiatan ini mengakselerasikan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai kekuatan baru,” pungkasnya.

Penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Indonesia tersebut direncanakan akan berlangsung mulai tanggal 27 Juli hingga 3 Agustus 2021 mendatang.(lal)