Pastikan Belajar Daring Secara Aktif, Kepala SMAN 5 Kupang Kunjungi Siswa

  • Whatsapp
belajar online
Kepala SMAN 5 Kupang, Veronica Wawo Dheo Spd Mpd mengunjungi siswa. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – KUPANG – Memantau pembelajaran online berjalan efektif dan anak didiknya aktif Kepala SMAN 5 Kupang, Veronica Wawo Dheo Spd Mpd mengunjungi siswa. Kunjungan dilakukan Kepala Sekolah, Jumat (18 /9).

Baca Juga

Dia menjelaskan, kunjungan ke rumah siswa setelah ada evaluasi. Hasil evaluasi itu ada siswa yang harus diperhatikan khusus sebab sering tidak aktif dalam pembelajaran online. “Kunjungan dilakukan untuk memastikan apakah tugas dari sekolah dapat dikerjakan secara baik oleh siswa atau tidak,” katanya.

Menurut dia, kunjungan ke rumah siswa dilakukan sendiri karena ingin memastikan siswa terlibat aktif dalam pembelajaran atau tidak. “Saya ingin pastikan belajar online efektif. Apakah semua tugas yang diberikan bapak ibu guru, siswa sendiri yang kerja atau dibantu oleh keluarganya,” katanya.

BACA JUGA: Pendidikan Online Menjamur, Wamenag Ajak Institusi Siap Hadapi Tantangan

Diakuinya, ada siswa yang susah dijangkau online dan sering tidak aktif dalam pembelajaran online, sehingga kunjungan yang dilakukan untuk memastikan hal tersebut. “Saya ingin memastikan sendiri keadaan siswa benar seperti yang dilaporkan atau tidak,” ujarnya.

Terpisah Wakasek Kurikulum, Imanuel Lakapu S.Pd saat ditemui Nusadaily.com membenarkan kunjungan Kepala SMAN 5. Ditambahkan, kunjungan tersebut merupakan cara SMAN 5 untuk meningkatkan proses belajar online. Bukan hanya kognitif yang dikejar namun pembelajaran karakter juga menjadi bagian terpenting yang ingin ditingkatkan meskipun pembelajaran yang dilakukan saat ini secara online. “Kepsek lakukan kunjungan ke rumah siswa untuk memantau langsung agar memastikan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Miris! Butuh HP untuk Belajar Online, Pelajar di Kukar Rampok Toko Emas

Lebih lanjut dia menjelaskan, SMAN 5 Kupang juga memiliki guru asuh yang tugasnya untuk memastikan siswa terlibat aktif dalam pembelajar online. Jika tidak, guru asuhlah yang membimbing anak tersebut.

Dia berharap ada kerja sama yang baik dari orang tua siswa. Semua itu untuk memperlancar proses belajar secara online.(tyo/wan)

Post Terkait

banner 468x60