Mulai 1 Maret 2021, Pemkot Palu Hentikan Pemeriksaan Pelaku Perjalanan

  • Whatsapp
dan
Petugas mengukur suhu tubuh pengendara yang akan masuk ke Kota Palu di perbatasan Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (13/4/2020). Pemerintah Kota Palu memberlakukan sistem buka tutup jalan dan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi setiap orang dan penumpang yang akan memasuki Kota Palu guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARAFOTO/Basri Marzuki/wsj.

NUSADAILY.COM – PALU – Pemerintah Kota Palu menghentikan pemeriksaan pelaku perjalanan yang akan memasuki wilayah itu melalui pos-pos lapangan pintu masuk Kota Palu, terhitung mulai 1.Maret 2021.

“Karena sudah tidak efektif dengan pertimbangan bahwa penyebaran COVID-19 di Kota Palu saat ini berdasarkan penyelidikan epidemiologi, kasus terkonfirmasi positif yang berasal dari pelaku perjalanan sudah sangat kurang dan lebih banyak berasal dari transmisi lokal,” kata Sekretaris Daerah Kota Palu selaku Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Palu Asri di Palu, Kamis.

BACA JUGA: Kementerian PUPR: Hunian Tetap di Palu Bisa Segera Dihuni – Nusadaily.com

Bacaan Lainnya

Sebelumnya pemeriksaan pelaku perjalanan yang akan memasuki Palu di pos-pos lapangan pintu masuk Palu dilakukan untuk mencegah penularan dan penyebaran COVID-19 dari pelaku perjalanan.

Keputusan itu disepakati oleh berbagai unsur dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkompinda) di wilayah Kota Palu dalam rapat evaluasi penanganan COVID-19 di Kota Palu di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu, Kamis dan telah dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh Plh Wali Kota Palu beserta sejumlah pihak.

BACA JUGA: BNN Kota Palu Galakkan Sosialisasi Narkoba di Sejumlah Sekolah – Noktahmerah.com

“Pencegahan dan pengendalian penyebaran COVID-19 di Kota Palu dilakukan melalui peningkatan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan pada tempat-tempat umum,” ujarnya.

Seperti, lanjut Asri, pasar, kafe, hotel, warung kopi, tempat wisata dan kegiatan sosial masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

BACA JUGA: Basarnas Palu Berangkatkan Sejumlah Personel Bantu Evakuasi Korban Gempa Sulbar – Imperiumdaily.com

Olehnya ia meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Palu agar membuat perencanaan kegiatan dan anggaran dalam rangka pelaksanaan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan yang lebih matang.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palu menyiapkan konsep surat kepada camat agar setiap ada kedukaan di wilayahnya dilaporkan ke BPBD. Agar dibantu sterilisasi atau penyemprotan desinfektan dan pemberian masker kepada pelayat,” terang Asri.(eky)