Mencegah Duet Maut Karhutla dan COVID-19

  • Whatsapp
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan
banner 468x60

Mencegah Duet Maut

Pada jumpa pers Forum Merdeka Barat 9 yang digelar Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menggarisbawahi upaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengupayakan monitoring titik panas dan deteksi dini sebagai salah satu cara untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di masa pandemi COVID-19.

“Jangan sampai terjadi duet maut, karhutla sama COVID-19. Itu saya paling takut sama kata-kata itu,” kata Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar.

"
"

Baca Juga

"
"

Menteri berlatarbelakang birokrat karir dari tingkat bawah ini menegaskan, karhutla tak bisa diselesaikan oleh negara tanpa bantuan publik. Karena itu, pemerintah berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla. Dalam istilah Siti Nurbaya, bagaimana di tingkat tapak masyarakat kita mengontrol dirinya sendiri.

Adanya partisipasi masyarakat peduli api tentu memberikan sisi yang positif dalam hal keterlibatan publik. Tapi, itu saja tidak cukup. Lebih dari itu, diperlukan kesadaran hukum masyarakat secara bersama-sama.

Selain membutuhkan partisipasi masyarakat, patroli mandiri dan patroli terpadu juga dilakukan di Sumatera dan di Kalimantan dengan tetap memperhatikan protokol COVID-19 dan sekaligus sosialisasi pencegahan COVID-19.

BACA JUGA: Cegah Karhutla, Pemerintah Siapkan Hujan Buatan

Selain itu, kampanye dan publikasi kerja lapangan terkait upaya pengendalian karhutla dan penyuluhan tentang COVID-19 di media daring juga terus dilakukan, termasuk dengan menggandeng organisasi agama untuk membantu kampanye pencegahan karhutla dalam acara keagamaan dan sosial di dalam masyarakat.

Di sinilah Kemkominfo berperan aktif berjalan seiring dengan kementerian teknis. Pembentukan Desk Karhutla Kominfo bertujuan untuk meningkatkan literasi, edukasi, dan pengambilan langkah preventif dalam hal penanggulangan kebakaran hutan melalui komunikasi publik.

Apalagi, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate menyebut ada empat tahapan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan bila mengacu Inpres nomor 3 tahun 2020.

Pertama adalah tahap pencegahan, lalu penanganan kebakaran itu sendiri, selanjutnya setelah terjadinya kebakaran, dan yang terakhir penegakan hukum serta denda atas pelanggaran hukum itu sendiri.

Desk Karhutla Kemkominfo yang menekankan pada aspek komunikasi publik penanganan karhutla di setiap tahapan menjadi sarana yang tepat untuk mengurangi -atau bahkan jika mungkin meniadakan- kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau 2020.

Niat baik yang dilakukan dengan baik akan membuahkan hasil yang baik. Insyaallah, dengan penanganan teknis yang tepat, komunikasi publik yang efektif dan melibatkan partisipasi semua pihak, karhutla 2020 bisa kita cegah, tangani dan mitigasi bersama-sama. Semoga.(Prof. Dr. Widodo Muktiyo, SE. M.Com adalah Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika)

Post Terkait

banner 468x60