Mahasiswa Jogja Desak Menteri BUMN Erick Thohir Dicopot

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – YOGYAKARTA – Tekanan untuk mencopot menteri BUMN Erick Tohir semakin masih dilakukan di berbagai daerah. Terbaru aksi kalangan mahasiswa di kota Yogyakarta menjadi salah satu pertanda kegagalan menteri muda dari kalangan pengusaha untuk menata BUMN Indonesia.

Baca Juga

Kali ini aliansi mahasiswa Yogya peduli BUMN menilai kegagalan kementrian BUMN sudah sangat menghawatirkan. Aliansi gabungan yang didominasi oleh aktivis mahasiswa ini menilai jika kebijakan menteri dari kalangan pengusaha ini justru akan membuat Indonesia bangkrut.

Koordinator aksi Endik Widodo mengatakan jika selama menjabat sebagai menteri BUMN Erik dinilai tidak bisa kerja. Salah satunya adalah merosotnya kerugian BUMN yang hampir mencapai belasan trilyun rupiah. Selain itu kementrian BUMN juga disinyalir telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada sedikitnya 4000 pekerja. “Copot Erik yang tidak becus kerja di bawah kabinet Jokowi,” teriak Endik saat memimpin aksi demo di depan salah satu kantor anak perusahaan BUMN.

Endik menjelaskan jika sampai saat ini terdapat 4.000 pekerja BUMN di PHK dengan ratusan karyawan lainnya berbulan bulan gaji tidak di bayarkan. Hal ini diperparah dengan Kerugian Pertamina sampai Rp 11 Triliun. Disusul dengan Laba PGN ambruk 87%, melorotnya kerugian Garuda sampai Rp 10 Triliun, PT KAI rugi Rp 1,3 Triliun, Antam, PLN, Angkasa Pura 1 dan 2, serta ditutupnya kantor E Comerce Blanja.com.

“Ini buruk jika dibiarkan Erik terus memimpin BUMN maka dipastikan di era kabinet Jokowi ini akan mengalami keruntuhan citra akibat Erik tidak bisa kerja,” tegasnya.

Disinyalir Lakukan Praktik KKN

Erik sebagai menteri BUMN juga disinyalir melakukan praktik kolusi dengan menempatkan ribuan direksi dan komisaris secara tidak transparan. Setidaknya menurut Endik terdapat posisi rangkap jabatan di masa Erick Thohir sebanyak 564 orang atau meningkat 100 persen. Jika dibandingan era Dahlan Iskan hanya sebesar 271 orang.

“Rangkap jabatan ini bertentangan dengan 7 UU dan 2 Peraturan Pemerintah,” ucap Endik saat dihubungi Nusadaily.com

Jika dirinci maka UU Nomor 25 Tahun 2008, UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN, UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme.

Selain itu Erick juga dinilai melakukan pembodohan publik dengan melakukan dugaan pembohongan publik terhadap kinerja penangan COVID-19. Program vaksin corona yang dipublikasikan akan kita dapatkan 250 juta dosis dari Sinovac China. Angka itu dinilai tidak masuk diakal karena kapasitas pabrik Sinovac Biotech di Beijing hanya mampu memproduksi 100 juta dosis vaksin per tahun.

“Melihat kenyataan ini maka, kami gabungan aliansi mahasiswa se Nusantara meminta Erik dicopot dari jabatanya,” tegasnya.

Di sisi lain aksi demo berjalan aman, gabungan aliansi mahasiswa terlihat berorasi di halam kantor salah satu anak BUMN. Dalam aksinya mereka membawa spanduk dan tulisan menghujat Erick Thohir. Selesai menyampaikan aksinya peserta aksi membubarkan diri.(hen/aka)

Post Terkait

banner 468x60