Longsoran Tanah Menutup Jalan Desa di Kabupaten Kudus

  • Whatsapp
Kudus
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KUDUS – Bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengakibatkan jalan desa tertutup longsoran tanah sehingga tidak bisa dilalui kendaraan bermotor pada Rabu.

Menurut seorang warga Desa Rahtawu, Sukarwan, tanah longsor terjadi pada Rabu dini hari, ketika turun hujan.

Baca Juga

BACA JUGA: Resiko Tinggi, BPBD Kota Batu Butuh Dua Alat Pendeteksi Tanah Longsor – Nusadaily.com

Ia mengatakan bahwa tanah longsor sudah beberapa kali terjadi di desanya, namun bencana yang terjadi kali ini lebih parah dari sebelumnya.

Akibat bencana itu, longsoran tanah serta ranting dan batang pohon menutupi bagian jalan desa. Sehingga warga yang bersepeda motor untuk berangkat kerja tidak bisa melintas pada Rabu pagi.

Warga bergotong-royong untuk membersihkan jalan dari material longsor.

BACA JUGA: Alhamdulillah Seluruh Korban Longsor Nganjuk Ditemukan, Ada Peran SAR DOG Jatim – Noktahmerah.com

“Sedang diupayakan, minimal sepeda motor bisa melintas agar warga bisa berangkat kerja,” kata Sukarwan, yang harus berangkat kerja dan masih menunggu jalan yang terdampak longsor bisa dilalui kendaraan.

Sebelumnya, tanah longsor juga terjadi di Desa Rahtawu dan berdampak pada empat rumah warga di Dukuh Wetan Kali dan Dukuh Semliro. 

BACA JUGA: Jatim Potensi Hujan Angin Kencang, BPBD Malang: Waspada Banjir dan Longsor – Imperiumdaily.com

Berdasarkan peta daerah rawan bencana, ada 13 desa yang rawan menghadapi tanah longsor di Kudus.

Desa yang rawan longsor meliputi Rahtawu, Menawan, Jurang, dan Kedungsari di Kecamatan Gebog, Desa Terban di Kecamatan Jekulo. Serta Desa Soco, Ternadi, Japan, Kuwukan, Puyoh, Colo, Dukuh Waringin, dan Cranggang di Kecamatan Dawe.(eky)