Legislator Dorong Kulon Progo Buat Skema Prokes di Objek Wisata

  • Whatsapp
Wisata
Anggota DPRD Kulon Progo dari Fraksi Golkar Wisnu Prasetya. (Foto ANTARA/Sutarmi)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KULON PROGO – Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Wisnu Prasetya mendorong Dinas Pariwisata dan pelaku wisata di wilayah ini membuat skema-skema protokol kesehatan di objek wisata dan jasa usaha pariwisata menyambut wisatawan pada saat libur Lebaran 2021.

Wisnu Prasetya di Kulon Progo, Sabtu, meminta agar protokol kesehatan (Prokes) tetap diutamakan atau diberlakukan terhadap tempat wisata yang mulai dibuka kembali, selain itu, harus ada pengawasan tempat wisata yang dibuka kembali dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

Baca Juga

BACA JUGA: Terkuak Identitas Mayat Wanita Berkaki Palsu di Kulon Progo – Nusadaily.com

“Objek wisata yang dibuka saat libur Lebaran nanti, kami minta protokol kesehatan ( Prokes) harus tetap diutamakan secara ketat. Kita tidak boleh meremehkan, karena pandemi ini belum hilang. Selain itu, selalu jaga jarak dan pakai masker saat ke tempat wisata,” kata Wisnu.

Ia mengatakan jumlah penambahan COVID-19 di Kulon Progo stabil. Kondisi zona hijau lebih dari 80 persen, dan belum ada zona merah.

BACA JUGA: Pemkab Kulon Progo Didesak Gerak Cepat Atasi Peningkatan Kemiskinan – Noktahmerah.com

“Kami mendorong Pemkab Kulon Progo memperbolehkan tempat wisata dibuka saat libur Lebaran nanti, karena untuk meningkatkan perekonomian di daerah tersebut akibat pandemi yang melumpuhkan para pelaku UMKM di sekitar tempat wisata tersebut. Saatnya bangkit untuk mendongkrak ekonomi warga,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta agar pemkab memperhatikan para usaha kecil yang terdampak COVID-19 di sekitar objek wisata. Pemkab melalui dinas terkait memberikan pendampingan dan penguatan modal. Sebab jika ini dibiarkan dampak ekonomi semakin besar dan begitu juga persoalan kesehatan harus tetap diperhatikan.

BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Kulon Progo Mendekati Satu Persen Januari-Maret – Imperiumdaily.com

“Intinya perekonomian penting, kesehatan juga penting. Tempat wisata dibuka, akan tetapi protokol kesehatan perlu diutamakan. Ekonomi bangkit kesehatan kuat,” kata anggota Fraksi Golkar ini.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, total pasien terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 4.459 kasus. Total RT di Kulon Progo sebanyak 4.478 RT, adapun rincian kondisi zonasi penyebaran COVID-19, yakni 4.254 RT zona hijau, 223 zona kuning dan satu RT zona oranye. Artinya penambahan COVID-19 di Kulon Progo terkendali, sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan tetap dibukanya objek wisata saat libur lebaran nanti.(eky)