KPU Yalimo Terus Sosialisasi Prokes Saat Tahapan Pilkada 2020

  • Whatsapp
PILKADA 2020
Ketua KPU Yelimo, Yehemia Walianggen menyatakan terus menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes) pada tahapan jelang Pilkada 2020. (ANTARA/Marius Frisson Yewun)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes). Pada tahapan jelang Pilkada 2020 di Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua.

BACA JUGA : Pengawasan Pilkada di Masa Pandemi

Baca Juga

Ketua KPU Yalimo Yehemia Walianggen ketika dihubungi dari Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya. Minggu, mengatakan selain kepada masyarakat, sosialisasi prokes juga disampaikan kepada calon peserta pilkada.

“Kami di kantor terapkan itu dan setiap kami lakukan kegiatan KPU, itu tetap protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan, jaga jarak, termasuk membatasi jumlah yang hadir,” katanya.

Bahkan khusus kepada calon bupati dan wakil bupati yang sudah mendaftar, diberitahukan terkait Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020.

BACA JUGA : Satgas TMMD Bangun Jembatan di Tarakan Mencapai Target dan Berkualitas

Di dalam PKPU itu menurut dia, ada sanksi yang harus ditanggung peserta pilkada jika melanggar protokol kesehatan. Seperti menghadirkan massa kampanye lebih dari jumlah yang ditentukan.

“Sebagai penyelenggara pemilu, tugas kami menyampaikan protokol dan tahapan. Selanjutnya itu menjadi kewenangan bawaslu. Misalnya ketika saat kampanye itu hadir lebih dari 50 itu berarti mereka punya kewenangan untuk memberikan teguran secara tertulis,” katanya.

Peserta Pemilu Wajib Menerapkan Protokol Kesehatan

Selain terus mengimbau peserta pemilu menerapkan protokol kesehatan, KPU mengharapkan dukungan semua pihak untuk menyukseskan pemilihan kepala daerah.

“Kami berharap Yalimo tetap dalam kondisi aman, damai dan tahapan pilkada sukses dengan dukungan pasangan calon serta semua pendukung,” katanya. (ros)

Post Terkait

banner 468x60