Ketua DPD RI Minta Pemangku Kepentingan Waspada Aliran Lahar Merapi

  • Whatsapp
LaNyalla Mahmud
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (Istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta agar seluruh pemangku kepentingan mewaspadai potensi aliran lahar Gunung Merapi mempertimbangkan kondisi cuaca tidak menentu saat ini.

“Meskipun aliran lahar sampai saat ini belum mengancam pemukiman penduduk, namun BPBD harus tetap memperhitungkan beberapa kemungkinan yang bisa saja terjadi. Artinya, semuanya harus diantisipasi sedemikian rupa,” kata Ketua DPD RI LaNyalla dalam keterangan resmi, Sabtu (20/3).

Baca Juga

BACA JUGA: Volume Kubah Lava Kawah Puncak Merapi Capai 950.000 Meter Kubik

Meski saat ini belum mengancam kawasan pemukiman, hasil pemantauan CCTV dan petugas di lapangan memperlihatkan aliran material lahar pasca hujan deras beberapa hari sebelumnya masih di dalam area Boyong Over Dam (BOD) VI, tepatnya di bawah Dusun Turgo, Purwobinangun, Pakem, Yogyakarta.

Lahar yang tertampung di BOD VI dinilai masih aman, karena sepanjang kanan kirinya terdapat tebing yang bisa menahan luapan.

Jika banjir lahar telah masuk ke pemukiman, daerah yang kemungkinan paling awal kena dampak adalah Dusun Kemiri, Purwobinangun. Selanjutnya, lahar akan mengalir ke BOD V di mana di zona itu potensi banjir lahar akan semakin beresiko karena tebingnya rendah.

Mempertimbangkan hal itu, LaNyalla mengatakan bahwa antisipasi tetap harus dilakukan mengingat kondisi iklim dan cuaca tidak bisa diprediksi saat ini yang dapat mengancam keselamatan penduduk.

“Antisipasi harus tetap disiapkan. Jika terjadi hal membahayakan, warga sudah siap. Setiap perkembangan harus diinformasikan kepada masyarakat agar mereka selalu siap dengan segala kemungkinan,” ujar mantan Ketua Umum PSSI itu.

BACA JUGA: Gunung Merapi Keluarkan 20 Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 1.200 Meter

Dia menegaskan bahwa Indonesia telah berpengalaman sebelumnya dalam menghadapi bencana, karena itu persiapan matang harus dilakukan terutama untuk kesiapan masyarakat.

Dengan antisipasi tersebut maka dia mengharapkan tidak akan terjadi ketidaksiapan ketika menghadapi bencana dan memastikan keselamatan warga.(lna)