Kerja Sama Antar Daerah Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Petani

  • Whatsapp
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANDA ACEH – Bank Indonesia menyatakan Kerjasama Antar Daerah (KAD) akan meningkatkan kesejahteraan petani menyusul adanya jaminan ketersediaan pasar dan kestabilan harga.

“KAD akan menciptakan kestabilan harga, karena dengan adanya jaminan ketersediaan barang dari daerah pemasok, maka kestabilan harga di daerah konsumen akan terjaga,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Achris Sarwani di Banda Aceh, Selasa.

Baca Juga

BACA JUGA : Bank Aceh Salurkan CSR Rp1,7 Miliar Genjot Ekonomi di Aceh Barat – Nusadaily.com

Dengan implementasi KAD di daerah yang letaknya saling berdekatan, akan menjadikan biaya logistik lebih efisien.

“Selama ini ketidaktahuan kondisi neraca pangan di setiap daerah menyebabkan pasokan barang didatangkan dari daerah lain yang letaknya berjauhan dengan daerah produsen, maka hal tersebut tidak akan terjadi lagi,” katanya.

BACA JUGA : Petani Sumberbrantas Temukan Penawar Mata Ayam Buah Apel – Noktahmerah.com

Melalui KAD tersebut akan terjadi efisiensi biaya logistik dan akan berpengaruh terhadap kestabilan harga barang.

“Implementasi KAD di kabupaten/kota di Aceh secara berkesinambungan akan menciptakan kemandirian pangan daerah. Khususnya terhadap komoditas yang dapat diproduksi di Aceh,” katanya.

BACA JUGA : Mudahkan Petani Dapat Pupuk Subsidi, Pemkab Bangkalan Hadirkan Kartu Tani – Javasatu.com

Kepastian pasar dan kestabilan harga jual akan meningkatkan motivasi petani untuk mengembangkan sektor pertanian yang nantinya akan timbulnya minat investor untuk berinvestasi di bidang agroindustri di Aceh. Setelah melihat potensi dan perkembangan sektor pertanian yang semakin baik.

Untuk mewujudkan kerja sama tersebut perlu komitmen semua pimpinan daerah di Aceh untuk melakukan KAD secara berkesinambungan. Sehingga program ini dapat diimplementasikan secara masif oleh seluruh SKPA/SKPK dan stakeholder terkait.

“KAD juga dapat dijadikan program provinsi dan mendapat perhatian penuh pimpinan daerah,” katanya.(lal)