Kembangkan Industri Digital, Pemerintah Luncurkan Nongsa Digital Town Batam

  • Whatsapp
Nongsa Digital Town. Batam yang telah diluncurkan Pemerintah. Istimewa
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Guna mendorong perkembangan industri Digital di Batam, pemerintah Indonesia dan Singapura resmi meluncurkan Nongsa Digital Town (Nongsa D-Town).

Nongsa D-Town, adalah sebuah proyek visioner hasil kerjasama antara Citramas Group dan Sinar Mas Land melalui perusahaan konsorsium PT Citra Sinar Global.

Area tersebut didesain sebagai kawasan ekonomi digital yang akan menjadi jembatan penghubung berbagai perusahaan digital dan teknologi, antara Indonesia dan Singapura.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam peresmian Nongsa D-Town Selasa 2 Februari 2021 kemarin,di Jakarta mengatakan dibukanya Nongsa D-Town menjadi tonggak penting bagi perkembangan industri digital di Batam dan menjadi batu loncatan untuk meningkatkan kerjasama Indonesia dan Singapura di masa depan.

” peluncuran Nongsa D-Town dapat menjadi bukti kerja sama yang saling menguntungkan antara sektor publik dan swasta kedua negara.,” Ujar Menko Airlangga

Menurut dirinya Perkembangan industri digital di Batam sejalan dengan strategi pembangunan tematik Batam dalam Masterplan Percepatan Pembangunan wilayah Batam-Bintan-Karimun-Tanjungpinang.

Dan untuk mencapai target, kata Menko Airlangga pertumbuhan 5,8% pada 2020-2025, daerah BBKT membutuhkan investasi tahunan rata-rata Rp 75 triliun.

“Di antara kawasan lainnya, Batam akan memiliki peran yang signifikan karena diharapkan dapat memberikan kontribusi terbesar terhadap total investasi yang masuk ke kawasan tersebut,” lanjut Menko Airlangga .

Dijelaskan pula, Batam memiliki keunggulan geo-strategis karena lokasinya yang dekat dengan Singapura. Batam diharapkan berfungsi sebagai jembatan digital untuk menghubungkan Singapura ke kota-kota lain yang sedang berkembang di Indonesia.

Dia juga menyebut, bahwa Pengembangan Batam sebagai jembatan digital telah dicita-citakan oleh Presiden Joko Widodo dalam Leaders Retreat tahun 2017.

“Salah satu sorotan kerja sama bilateral kita yang baru-baru ini disahkan oleh Menteri Chan dan Saya pada Pertemuan Tingkat Menteri ke-10 tahun 2020 adalah perkembangan industri digital di Batam melalui pembentukan pusat data,” ucap Menko Airlangga.

Diterangkan juga, pentingnya teknologi digital di masa pandemi ini. Menurutnya, teknologi digital telah membantu pemerintah dan swasta dalam merampingkan proses bisnis yang rumit. Selain itu, teknologi digital juga membantu mempromosikan lingkungan kerja yang lebih praktis dan fleksibel selama pandemi.

“Pasca pandemi, saya melihat perlunya bisnis menjadi lebih adaptif terhadap transformasi teknologi, agar pekerja juga lebih paham secara digital,” pungkas Menko Airlangga. (sir/kal)