Harga Pangan di Bandarlampung Cenderung Stabil

  • Whatsapp
Pedagang di Pasar Cimeng tengah melayani pembeli. Bandarlampung, Rabu (20/7/2021) ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANDARLAMPUNG – Harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandarlampung cenderung stabil memasuki perpanjangan PPKM.

“Harga kembali berangsur normal seperti cabai merah yang sempat naik sampai Rp45.000 per kilogram sekarang mulai normal di angka Rp32.000 per kilogram,” ujar salah seorang pedagang di Pasar Tradisional Cimeng, Sukri, di Bandarlampung, Rabu.

Baca Juga

BACA JUGA : Harga Pangan Dunia Turun Setelah 12 Bulan Berturut-Turut Naik

Ia mengatakan harga bahan pangan sempat naik menjelang hari raya Idul Adha.

“Naik turun wajar biasanya karena yang membeli banyak, untuk cabai rawit harga lumayan sekitar Rp48.000 per kilogram,” katanya.

BACA JUGA : PSBB Jawa – Bali, Johan Desak Pemerintah Pastikan Jaminan Stabilisasi Harga Pangan

Menurut dia, untuk harga bawang putih saat ini di kisaran Rp34.000 per kilogram, bawang merah Rp32.000 per kilogram.

Hal serupa juga dikatakan oleh penjual lain di Pasar Tradisional Kangkung, Atik.

BACA JUGA : Harga Bahan Pokok dan Stok Pangan di Sumenep Aman Terkendali Jelang Hari Raya

Dia melanjutkan untuk pasokan bahan pangan pun lancar meski adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah.

“Tidak terpengaruh pasokan normal, cuma pembeli saja yang terkadang sepi,” katanya lagi.

BACA JUGA : Terdampak Pandemi, Pedangdut Magetan Jualan Pecel

Ia merincikan untuk sayur mayur seperti kangkung, dan bayam masih dijual dengan harga Rp2.000 hingga Rp2.500 per ikat, sedangkan untuk gula pasir lokal Rp12.000 per kilogram.

“Beras medium Rp11.500 per kilogram, minyak goreng kemasan bermerk Rp15.000 per liter, telur ayam Rp22.000 per kilogram,” ujarnya lagi.

Diharapkan harga pangan tingkat pemasok tetap terjaga stabil selama PPKM dan minat beli masyarakat kembali normal, untuk kembali meningkatkan perekonomian masyarakat.(lal)