Enam Kabupaten/Kota di Palembang Rawan Banjir dan Longsor

  • Whatsapp
longsor
Ilustrasi. Kondisi jalan longsor yang berada di Desa Ulak Dabuk, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang. ANTARA/ Rodi Hartono
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PALEMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan memetakan daerah rawan banjir dan longsor pada musim hujan 2020.

Enam daerah dari 17 kabupaten kota di Provinsi Palembang masuk daerah rawan banjir dan longsor.

"
"

Baca Juga

"
"

“Ada enam daerah yang dipetakan rawan bencana tanah longsor dari 17 kabupaten dan kota dalam provinsi ini. Yakni Kabupaten Lahat, Lintang Empatlawang, Muaraenim, Ogan Komering Ulu Selatan, Kota Pagaralam dan Lubuklinggau,” kata Kepala BPBD Sumatera Selatan, Iriansyah di Palembang, Sabtu 4 Januari 2020.

Berdasarkan kondisi tersebut, masyarakat yang berada di daerah rawan bencana diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman longsor. Sehingga dapat meminimalkan korban jiwa dan kerugian harta benda.

Untuk membantu masyarakat dan mencegah terjadinya gangguan aktivitas serta transportasi umum jika bencana longsor, pihaknya didukung pemerintah daerah setempat menyiagakan sejumlah alat berat di daerah rawan.

“Menyiapkan alat berat di daerah rawan longsor sangat penting untuk mencegah terganggunya jalan akses ke suatu desa, kecamatan, bahkan antar kabupaten dan provinsi jika terjadi tanah longsor,” ujarnya.

Sementara sejumlah daerah dalam wilayah Provinsi Sumsel ini yang dipetakan rawan bencana banjir. Meliputi bantaran sungai dan memiliki banyak rawa seperti Kota Palembang, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Dengan mengetahui kondisi suatu daerah rawan bencana longsor dan banjir, dapat dilakukan berbagai tindakan pencegahan dan persiapan penanggulangan sehingga bisa dihindari timbulnya banyak korban dan kerugian harta benda, kata Iriansyah. (yos)

Post Terkait

banner 468x60