Dulu Kasihan Lalu Pelihara Buaya, Sekarang Ngeri Bahayakan Keluarga

  • Whatsapp
buaya keluarga
Petugas BKSDA Kalimantan Tengah mengevakuasi buaya muara dari rumah seorang warga di Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (7/7/2020). ANTARA/HO-BKSDA
banner 468x60

NUSADAILY.COM-SAMPIT – Seorang warga Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kotawaringin Timur, Kalteng, menyerahkan seekor buaya kepada BKSDA Kalimantan Tengah. Ia khawatir buaya itu membahayakan keselamatan keluarga.

Buaya itu sudah dipelihara selama sekitar enam tahun semenjak masih kecil. Namun kini, buaya sudah berukuran 2 meter dan khawatir reptilia carnivora itu membahayakan keselamatan keluarganya.

Baca Juga

“Buaya itu sudah dipelihara sekitar enam tahun. Buaya semakin besar dan dikhawatirkan membahayakan keluarga. Akhirnya diserahkan kepada BKSDA,” kata Komandan Jaga BKSDA Pos Sampit Muriansyah di Sampit, Rabu 8 Juli 2020.

Buaya itu sepanjang dua meter dengan ujung rahang atasnya sudah patah. Sebelumnya dipelihara oleh seorang warga bernama Ibramsyah. Pemilik mengaku mendapatkan buaya tersebut dari seorang warga di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Ibramsyah kala itu merasa kasihan melihat buaya yang ketika itu masih kecil hendak dibunuh oleh warga yang menemukannya.

Dia berhasil membujuk warga yang menemukan buaya tersebut untuk membiarkannya hidup. Kemudian ia membawa pulang satwa dari famili ‎Crocodylidae itu ke rumahnya di Desa Cempaka Mulia Barat.

Setelah enam tahun dipelihara, buaya itu semakin besar. Ibramsyah menjadi khawatir buaya tersebut akan membahayakan keselamatan keluarga.

Dia kemudian menghubungi petugas BKSDA untuk menyerahkan buaya tersebut. Tim dari BKSDA dari Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, kemudian datang untuk mengamankan buaya tersebut.

“Buaya langsung dibawa buaya ke kantor BKSDA di Pangkalan Bun,” kata Muriansyah.

Muriansyah menjelaskan bahwa warga tidak boleh memelihara, memperjualbelikan, atau membunuh satwa dilindungi. Selain punya konsekuensi hukum, ia melanjutkan, memelihara buaya bisa membahayakan satwa dan warga juga keluarga. (yos)

Post Terkait

banner 468x60