Dua Warga Meninggal Akibat Longsor di Kota Kupang

  • Whatsapp
Longsor
Peristiwa tanah longsor yang terjadi di bantara kali Liliba, Kota Kupang, NTT, pada Senin (25/1/2021). (ANTARA/HO-BPBD Kota Kupang)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KUPANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, melaporkan terjadi peristiwa longsor di Kota Kupang, Senin dini hari, yang mengakibatkan dua orang warga meninggal dunia.

“Longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WITA tadi di sekitar bantaran kali Liliba di RT16/RW04 Kelurahan Tuak Daun Merah,” kata Kepala BPBD Kota Kupang Maxi Didok ketika dikonfirmasi di Kupang, Senin.

Baca Juga

BACA JUGA: Begini Kondisi Jalan Umum Desa Ilung Pasar Lama HST Longsor – Nusadaily.com

Ia menyebutkan peristiwa tanah longsor itu menewaskan dua orang yang merupakan sepasang suami-isteri berinisial PT dan M.

Korban longsor yang meninggal sudah dievakuasi dan saat ini berada Rumah Sakit Leona Kota Kupang, katanya.

BACA JUGA: Longsor Dibersihkan, Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung Kembali Normal – Noktahmerah.com

Maxi yang ketika dihubungi sedang berada di lokasi kejadian menjelaskan peristiwa longsor terjadi di tempat yang cukup terjal dan sangat membahayakan.

Saat terjadi longsor, lanjut dia, sebuah batu berukuran besar yang berada di area lebih tinggi terlepas dan menghantam rumah warga korban meninggal yang berada di bawah.

BACA JUGA: Tebing di Pemukiman Padat Penduduk Pasuruan Longsor – Javasatu.com

Maxi mengatakan, rumah-rumah warga di sekitar lokasi longsor seperti hanya bergantungan di atas tebing. Sehingga ketika terjadi peresapan air dari limbah maupun air hujan dengan intensitas cukup tinggi menimbulkan terjadinya longsor.

“Karena itu kami sudah di lokasi untuk melakukan penanggulangan dan rencana kalau bisa hari ini relokasi masyarakat dulu. Karena kondisi curah hujan cukup tinggi sehingga sangat membahayakan,” katanya.(eky)