Dua Nelayan Terombang-ambing di Perairan Kolaka Ditemukan Selamat

  • Whatsapp
Korban
Tim pencarian dan pertolongan Pos SAR Kolaka saat menemukan kapal korban dalam keadaan terbalik, Ahad (28/2/2021). (ANTARA/HO-Humas Basarnas Kendari)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KENDARI – Tim gabungan pencarian dan pertolongan Basarnas Kendari menemukan dua nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat mati mesin sehingga terombang-ambing di wilayah perairan Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sifingi melalui rilis Humas Basarnas Kendari, Senin, mengatakan kedua korban warga Desa Lawulo Kecamatan Samaturu, Kolaka di temukan dalam keadaan selamat.

Baca Juga

BACA JUGA: DAW Memberi Keringanan Petani-Nelayan Dapatkan Kendaraan – Nusadaily.com

Sebelumnya, pada Ahad (28/2) sekitar pukul 13.25 Wita pihaknya menerima informasi dari keluarga korban atas nama Tasna yang melaporkan bahwa pada pukul 07.00 Wita satu buah longboat berpenumpang satu orang mengalami mati mesin di sekitar perairan Kolaka.

Berdasarkan laporan tersebut pada pukul 13.43 Wita tim penyelamat Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Dengan menggunakan rescue truck membawa satu set rubber boat beserta peralatan pendukung lainnya untuk memberikan pertolongan.

BACA JUGA: Tingkatkan Pendapatan Nelayan Bung Karna Bangun Cold Storage – Noktahmerah.com

Kemudian, pada pukul 14.43 Wita, tim penyelamat Pos SAR Kolaka tiba di lokasi kejadian kecelakaan. Dan langsung melakukan pencarian terhadap korban.

Setelah pihaknya melakukan pencarian kurang lebih 30 menit, tim SAR gabungan menemukan longboat korban dalam keadaan kosong.

“Lalu pada pukul 16.31 Wita kami kembali menerima informasi dari Ibu Tasna yang melaporkan bahwa pada pukul 14.00 Wita dua orang korban telah ditemukan. Dan dievakuasi dalam keadaan selamat menuju Desa Lawulo,” kata dia.

BACA JUGA: HNSI Kupang: Jaminan Tanah Persulit Nelayan Mengakses Modal Usaha – Imperiumdaily.com

Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya pihaknya menerima informasi dari keluarga korban bahwa kapal yang dicari tersebut ditumpangi hanya satu orang. Tetapi setelah pihaknya kembali mendapat informasi bahwa longboat tersebut ditumpangi oleh dua orang.

Dengan diketemukannya kedua korban tersebut dalam keadaan selamat, maka operasi SAR di sekitar perairan Kolaka dinyatakan selesai dan ditutup.(eky)