Dua Kapal Penumpang Karam Akibat Badai Seroja di NTT

  • Whatsapp
Kapal
Kapal Chantika 10 yang karam di Pelabuhan Seba Pulau Sabu (ANTARA/HO-BPBD Sabu Raijua)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – KUPANG – Dua kapal penumpang dilaporkan karam akibat dihantam gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 3-4 April 2021, namun tidak ada korban jiwa.

Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka kepada ANTARA di Kupang, Kamis menjelaskan dua kapal tersebut adalah Kapal Cepat Chantina 10 milik swasta yang karam di Sabu Raijua dan KMP Feri milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) karam di Pelabuhan Bokok.

Baca Juga

BACA JUGA: Ratusan Warga Sabu Raijua NTT Mengungsi Akibat Terdampak Badai Seroja – Nusadaily.com

“Laporan sementara ada dua kapal penumpang yang karam. Karena gelombang dan angin kencang pada saat NTT dilanda badai siklon tropis Seroja melanda NTT,” katanya.

Dia mengatakan, khusus untuk Kapal Cepat Chantika 10, pihaknya belum mendapat laporan resmi dari pemilik kapal tentang kerugian akibat karamnya kapal tersebut.

BACA JUGA: BPBD Sabu Raijua Terus Mendata Kerusakan Akibat Badai Tropis Seroja – Noktahmerah.com

Manager ASDP Cabang Kupang Cuk Prayitno yang dihubungi terpisah mengatakan ada dua kapal milik perusahan itu yang terkena dampak badai siklon tropis Seroja pada 4 April 2021.

Kedua kapal tersebut adalah KMP Jatra I dan KMP Namparnos mengalami kerusakan karena dilanda cuaca ekstrem.

Dia menjelaskan, KMP Namparnos sedang berlindung di sekitar Pulau Semau hanyut terbawa arus, tetapi berhasil sampai di Pulau Kambing.

BACA JUGA: BMKG: Siklon Tropis Seroja Diprediksi Meningkat 24 Jam ke Depan – Imperiumdaily.com

Sementara KMP Jatra I tidak bisa bergerak dari Pelabuhan Bolok Kupang. Karena terjebak badai mengalami benturan yang menimbulkan kebocoran sehingga air masuk ke dalam kapal.

“Kapal tersebut dalam kondisi miring dan masih berada di Pelabuhan Bolok Kupang,” katanya, menjelaskan.(eky)