Diduga Prostitusi, Artis VS Ditangkap

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – Bandar Lampung – Polisi mengamankan seorang artis berinisial VS yang diduga terkait prostitusi di Bandar Lampung. Artis tersebut masih diperiksa.

“Iya (inisial VS),” kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana dilansir Nusadaily.com dari detikcom, Rabu (29/7/2020).

"
"

Baca Juga

"
"

Selain itu, dua orang lain ditangkap karena diduga sebagai muncikari. Mereka ditangkap kemarin sore.

“Kemarin sore jelang malam di salah satu hotel. Dugaan sementara terkait prostitusi,” ujar Resky.

Dia diamankan bersama seorang diduga pemesan ‘jasa’ prostitusi di dalam kamar hotel.

“Sama-sama kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana, saat dimintai konfirmasi, Rabu (29/7/2020).


Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti termasuk alat kontrasepsi dan bukti transfer. Ada juga dua orang diduga muncikari yang diamankan pada Selasa (28/7).Pemesan disebut merupakan pria berinisial S. Resky belum menjelaskan detail identitas VS dan S.

Kasus dugaan prostitusi artis VS ini terjadi saat kasus dugaan prostitusi yang diduga melibatkan bintang FTV Hana Hanifah belum tuntas. Kasus dugaan prostitusi Hana Hanifah sendiri mencuat setelah Hana diamankan dari salah satu hotel di Medan, Minggu (12/7) malam.

Hana saat itu diamankan bersama seorang pria berinisial A. Ada juga pria, R, yang diamankan saat itu.

Setelah melakukan pemeriksaan dan gelar perkara, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni R dan J. Tersangka R telah ditahan, sementara tersangka J masih diburu polisi. Menurut polisi, J merupakan fotografer yang diduga sebagai muncikari.

Sementara itu, Hana dan A saat ini berstatus sebagai saksi. Meski demikian, polisi mengatakan ada dugaan uang Rp 20 juta yang diterima Hana terkait dugaan prostitusi. Polisi juga menyebut Hana telah 1 tahun terlibat kegiatan diduga prostitusi.

“Pertama kali pada saat wawancara langsung dengan yang bersangkutan, yang bersangkutan menyampaikan di Medan baru sekali, tapi dia melakukan kegiatan ini pengakuannya satu tahun,” ucap Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko dilansir Nusadaily.com.

“Dia objek yang ‘diperdagangkan’,” sambungnya.


“Dari awal Hana Hanifah juga tidak tahu hanya pekerjaan pemotretan awalnya. Ternyata mungkin dalam tanda kutip dijebak, ya nggak tahu ya,” ucap Machi Achmad ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Pihak Hana sendiri telah memberi penjelasan soal kasus ini. Menurut pengacara Hana, Machi Achmad, kliennya ke Medan untuk keperluan pemotretan. Dia juga menyinggung soal dugaan Hana ‘dijebak’.

“Ya ada kemungkinan dan karena prosesnya masih berjalan maka statusnya masih sebagai saksi,” sambungnya.

Dia juga memberi penjelasan soal Hana yang disebut tak berbusana lengkap saat diamankan polisi. Menurut Machi, Hana sedang berganti pakaian untuk kebutuhan pemotretan.

“Ya, itu mungkin dari proses pemotretan ya dari job seperti itu saja,” ujar Machi. (wan)

Post Terkait

banner 468x60