Covid-19 Ikut Tunda Relokasi Pedagang Pasar Modern Banjarbaru

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – Banjarbaru – Ketidaklayakan pasar Bauntung kemuning  Banjarbaru menjadikan perhatian penting bagi pemerintah kota Banjarbaru untuk menata pasar tradisional yang lebih modern. Lokasi pasar baru yang berada di kawasan RO Ulin yang merupakan bekas stadion kini sudah memasuki fase 60 persen dari total pembangunan. Namun pandemi Covid-19 menjadi alasan utama pemindahan ratusan pedagang pasar dan penyelesaian lokasi pasar baru tersebut. 


Nadjmi Adhani Walikota Banjarbaru usai menghadiri sidang paripurna di gedung DPRD Kota Banjarbaru pada Selasa (7/7/20) membenarkan jika pemerintah kota belum berani memastikan pemindahan ratusan pedagang pasar. Pedagang dipindah ke lokasi pasar yang baru diakhir tahun ini. 

Baca Juga


”Kami tidak ingin mengambil risiko dengan pemindahan atau relokasi pedagang pasar ke tempat baru di tengah pandemi. Justru menimbulkan kekuatiran akan semakin besarnya risiko penyebaran Covid 19, kami pemerintah kota tidak ingin ada klaster pasar hanya dalam proses pemindahan pasar,” katanya. 


Nadjmi juga menjelaskan, pembangunan yang masih memasuki tahap 60 persen total bangunan. Nampaknya masih butuh proses yang cukup panjang, pendataan pedagang pasar penataan secara khusus lokasi pedagang agar lebih tertata lebih baik. 


Sebelumnya Nadjmi juga sempet mengemukakan jika di tengah pandemi pemerintah Kota Banjarbaru tidak henti-hentinya untuk terapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19.


”Memasuki fase new normal bukan berarti masyarakat mengabaikan protokol kesehatan apalagi Banjarbaru merupakan kawasan yang belum sepenuhnya aman dari bahaya covid 19,” tegasnya di hadapan para jurnalis.


Dari informasi yang didapat Nusadaily.com di tengah proses relokasi pedagang pasar Bauntung Banjarbaru ke kawasan RO Ulin , hingga saat ini pasar tersebut masih cukup padat aktifitas jual beli.

Bahkan ratusan pedagang pasar pun masih aktif di pasar subuh yang di gelar di jalan utama pasar bauntung, namun di jam 9 pagi para pedagang yang menggelar dagangan harus segera membersihkan lapak dagangan, kebijakan tersebut merupakan keputusan pemerintah Kota Banjarbaru dalam rangka penerapan protokol Covid 19 di lingkungan pasar, tak hanya itu para pedagang diwajibkan menggunakan masker selama proses perniagaan berjalan. (dyn/wan)

Post Terkait

banner 468x60