Bupati Banyumas Imbau Masyarakat Bijak dalam Berbelanja

  • Whatsapp
Bupati Banyumas Achmad Husein saat membayarkan daging sapi yang dibeli salah seorang ibu rumah tangga dengan menggunakan aplikasi berbasis QRIS di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu (21/4/2021). ANTARA/Sumarwoto
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PURWOKERTO – Bupati Banyumas Achmad Husein mengimbau masyarakat Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk bijak dalam berbelanja kebutuhan pokok khususnya saat Ramadhan hingga menjelang Lebaran 2021.

“Tolong (kalau) berbelanja itu jangan berlebih-lebihan dan enggak usah khawatir stok itu (kebutuhan pokok masyarakat, red.) tidak ada. Stok itu ada, sampai Lebaran juga ada,” katanya usai memantau perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.

Baca Juga

BACA JUGA : Mendag Lutfi Apresiasi Harga Kebutuhan Pokok Stabil di Jatim – Nusadaily.com

Kendati demikian, dia mengakui pasar-pasar tradisional maupun pasar rakyat akan tutup saat Lebaran, sehingga perlu dicari cara untuk mengantisipasinya.

Terkait dengan hasil pantauan di Pasar Manis, Bupati mengatakan secara umum, harga kebutuhan pokok masyarakat relatif stabil.

“Nanti biasanya lima hari menjelang Lebaran mengalami kenaikan,” katanya.

BACA JUGA : Stok dan Harga Kebutuhan Pokok di Medan Relatif Aman – Imperiumdaily.com

Oleh karena itu, kata dia, operasi pasar terhadap kebutuhan pokok masyarakat belum perlu dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta maaf kepada Kepala Pasar Manis Suprawoto karena sempat memarahinya di depan pedagang.

Kemarahan tersebut terjadi ketika Bupati bersama rombongan memantau los penjualan daging ayam mendapati keran air yang tersedia di masing-masing lapak pedagang tidak mengalir.

BACA JUGA : KPPU Ingat Pedagang Tidak Timbun Kebutuhan Pokok – Noktahmerah.com

Selain itu, salah satu lampu penerangan yang sudah sekian lama mati tidak segera diperbaiki, sehingga pedagang menyampaikannya kepada Bupati yang didampingi Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono.

Membayar dengan Aplikasi QRIS

Sementara itu saat mengunjungi los penjualan daging sapi, Bupati berkesempatan berdialog dengan salah seorang warga yang hendak membeli daging sapi.

Bupati pun memilihkan daging untuk ibu rumah tangga itu dan membayarkannya dengan menggunakan aplikasi berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pedagang, harga sejumlah kebutuhan masyarakat yang dijual di Pasar Manis relatif stabil dalam beberapa hari terakhir.

“Harga daging ayam potong masih sebesar Rp40.000 per kilogram. Kalau dibandingkan dengan beberapa hari sebelum puasa, ada penurunan sebesar Rp2.000 karena sempat mencapai Rp42.000/kg, tapi kalau dibandingkan dengan saat kondisi beberapa minggu sebelumnya, ada kenaikan Rp5.000 karena waktu itu hanya Rp35.000/kg,” kata salah seorang pedagang, Siti.

Selain daging ayam potong, harga daging sapi juga relatif stabil dalam beberapa hari terakhir. Yakni masih bertahan di kisaran Rp110.000-Rp130.000/kg yang tergantung pada kualitasnya.

Harga cabai rawit merah masih bertahan di kisaran Rp50.000/kg, cabai merah besar berkisar Rp52.000-Rp53.000/kg, dan cabai merah keriting berkisar Rp57.000-Rp58.000/kg.(lal)