BTNKT Mewajibkan Wisatawan Patuhi Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
wisatawan togean
https://nusadaily.com/nusantara/btnkt-mewajibkan-wisatawan-patuhi-protokol-kesehatan.html
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PALU – Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT) Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah mewajibkan para wisatawan untuk patuh dan ikuti protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan sudah menjadi hal yang wajib dipatuhi, sebagai mana peraturan pemerintah setempat dan edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tentang pembukaan kembali destinasi wisata Kepulauan Togean di masa pandemi COVID-19,” kata Kepala Balai TNKT Bustang yang dihubungi dari Palu, Selasa.

BACA JUGA: Wisatawan Pantai Puger Tergulung Ombak, Seorang Dalam Pencarian

Dia menjelaskan, sejauh ini BTNKT dan pemerintah kabupaten setempat tidak ada persiapan khusus dalam menghadapi kunjungan wisatawan di momen libur pilkada, Natal dan tahun baru 2021 di kawasan wisata bahari Kepulauan Togean.

Sebab, sejak awal dibuka kembali lokawisata tersebut pada September lalu, petugas yang tergabung dalam Satuan tugas (Satgas) penanganan COVID-19 Tojo Una-Una sudah ditempatkan di pintu-pintu masuk wisata, seperti pelabuhan dan loket termasuk di desa-desa yang menjadi tujuan wisata.

“Di pelabuhan misalnya, pengunjung wajib diperiksa suhu tubuh, lalu memperlihatkan surat keterangan berbadan sehat atau surat hasil tes cepat. Di sana petugas sudah siap sebagai upaya mengantisipasi jika ada pengunjung menunjukkan gejala,” ujar Bustang.

Dia memprediksi, pada libur akhir tahun 2020, kunjungan ke destinasi Kepulauan Togean stagnan dalam artian jumlah tidak membludak seperti masa-masa normal.

Di samping itu, dengan berbagai pertimbangan dan penerapan aturan di masa pandemi, jumlah kunjungan di batasi paling banyak 50 persen, atau setengah dari jumlah kunjungan pada umumnya.

Hanya 50% Wisatawan yang Bisa Masuk, Sisanya Menunggu Keluar dari Kawasan Tersebut

“Analoginya, kalau jumlah kunjungan per hari 1.000 wisatawan, maka yang dibolehkan masuk hanya sekitar 500 wisatawan. Lalu sisanya menunggu mereka keluar dari kawasan itu, baru bisa masuk wisatawan lainnya,” ucap Bustang.

Dikemukakannya, terpantau sejauh ini wisatawan yang berkunjung di Togean masih didominasi wisatawan lokal. Namun ada sebagian wisatawan dari luar daerah, seperti berasal dari Sulawesi Selatan.

Selain itu, akses menuju destinasi wisata bahari di Tojo Una-Una juga sudah semakin terbuka, karena telah didukung dengan transportasi laut yang jumlahnya cukup memadai.

BACA JUGA: Karakteristik Wisatawan di Bali Berubah, Pasangan Bulan Madu Berkurang

Dia menambahkan, BTNKT mengimbau wisatawan agar mewaspadai cuaca buruk melanda Sulteng akhir-akhir ini yang dipicu  La Nina.

“Banyak pilihan transportasi laut di sini, ada kapal cepat, kapal kayu maupun kapal feri atau kapal transportasi jarak dekat. Semuanya tergantung kenyamanan pengunjung mau menggunakan armada jenis apa,” demikian Bustang. (eky)