BMKG Imbau Warga Waspada Gempa Susulan di Pangandaran

  • Whatsapp
gempa bumi terkini
gempa terkini (foto: BMKG)
banner 468x60

PANGANDARAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situsnya mengimbau warga agar tetap hati-hati terhadap gempa susulan. Hal ini disampaikan setelah gempa dengan magnitudo 5,9 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (25/10/2020) pagi pukul 7.56 WIB.

BACA JUGA: Gempa di Pangandaran Tidak Berpotensi Tsunami

Baca Juga

Menurut situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat, gempa berada di 8,22 LS-107,87 BT, 90 kilometer Kabupaten Pangandaran. Gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Namun gempa dengan magnitudo 5,9 yang mengguncang Kabupaten Pangandaran tersebut sempat membuat panik para wisatawan di pesisir pantai.

Ketua Tagana Pangandaran, Nana Suryana menyampaikan, wisatawan sempat menjauhi pantai sesaat terjadi guncangan gempa. Namun tidak berlangsung lama, setelah BMKG merilis informasi gempa tidak berpotensi tsunami.

BACA JUGA: Guncangan Gempa Pangandaran Dirasakan Hingga Yogyakarta

“Kepanikan pasti ada, khususnya yang beraktivitas di pinggir pantai panik, sebagian ada yang menghindari pantai. Namun situasi sekarang aman dan kondusif,” jelas Nana.

Warga di pesisiran pantai selatan di Kabupaten Tasikmalaya juga merasakan guncangan gempa tersebut yang terasa cukup kuat dan berlangsung beberapa detik.

BMKG menyampaikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi adanya tsunami. Meski demikian, BMKG mengimbau warga agar tetap hati-hati terhadap gempa susulan. (Ian)

Post Terkait

banner 468x60