Banjir Longsor Landa Bolaang Mongondouw Selatan, Stok Bahan Pokok Masih Aman

  • Whatsapp
banjir bolaang
Banjir Longsor Landa Bolaang Mongondouw Selatan, Stok Bahan Pook Masih Aman
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MANADO – Banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Bolaang Mongondouw Selatan (Bolsel) Jumat 24 Juli 2020. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) memastikan stok kebutuhan pokok aman di lokasi banjir.

Banjir bandang sebelumnya melanda Luwu Utara Sulsel beberapa waktu lalu. Saat itu 38 orang tewas dan ribuan orang mengungsi kehilangan tempat tinggal.

"
"

Baca Juga

"
"

“Saat ini, kami terus melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bolsel. Jika terjadi kelangkaan secepatnya bahan pokok dipasok ke daerah itu,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Sulut, Ronny Erungan, di Manado, dikutip Minggu 26 Juli 2020.

Ronny mengatakan banjir dan tanah longsor menyebabkan sejumlah akses jalan putus Hal itu berdampak pada pasokan bahan pangan.

“Kami terus memantau, dan jika ada kelangkaan akan segera dipasok baik beras, gula dan sebagainya,” katanya.

Menurut Ronny, saat ini stok bahan pokok di Sulut cukup banyak. Saik beras, gula, daging, tepung terigu dan minyak goreng.

Diketahui, banjir bandang terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Provinsi Sulawesi Utara, Jumat 24 Juli 2020 dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu tinggi muka air 50-150 centimeter.

Banjir dan longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya sungai Salongo. Juga sungai Molibagu, sungai Tolondadu dan beberapa sungai lainnya.

Berdasarkan data akun twitter BNPB Indonesia ada 22 desa yang terdampak banjir di Bolsel. Di Kecamatan Bolaang Uki, 12 desa, Kecamatan Helumo 6 desa, dan Kecamatan Tomino 4 desa.

Selanjutnya warga korban banjir mengungsi dibalai desa dan rumah saudara kurang lebih 18.487 KK terdampak. Dan kerugian material kurang lebih 18.487 unit rumah terdampak. (yos)

Post Terkait

banner 468x60